
KARAWANG – Sebanyak 172 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) melakukan unjuk rasa di halaman kampus, Kamis (15/5). Aksi ini buntut kekecewaan mereka yang hingga kini belum diangkat menjadi PNS.
Ketua Forum Komunikasi Pegawai UNSIKA, Imam Budi Santoso mengatakan, aksi solidaritas ini digelar bersama 35 Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB) se-Indonesia.
Pihaknya merasa kecewa lantaran diperlakukan tidak adil oleh pemerintah. Padahal dosen dan tenaga kependidikan di Unsika sudah mengabdi selama puluhan tahun.
“Kami bukan pegawai baru, kami sudah mengabdi puluhan tahun. Kalau asetnya jadi milik negara, seharusnya SDM-nya juga harus diakui sebagai bagian negara,” tegasnya.
Baca juga: 10 Pengembang Anggota Asprumnas Serahkan PSU ke Dinas PRKP Karawang, Ini Daftarnya
Saat ini, lanjut Imam, ada sekitar 172 dosen dan tenaga kependidikan PPPK di UNSIKA yang berharap alih status menjadi PNS. Jumlah ini kian menurun karena satu persatu dosen dan tenaga kependidikan PPPK menghadapi status pensiun.
Padahal, kata dia, banyak dosen dan PPPK yang sudah mengabdi di UNSIKA sejak era PTS.
“Ini bukan soal gaji semata. Ini soal kejelasan karier, pengakuan terhadap dedikasi dan rasa keadilan. Kami adalah bagian dari perguruan tinggi ini jauh sebelum jadi negeri,” ungkapnya.








