
KARAWANG – Sejumlah fasilitas di kawasan perkotaan Kabupaten Karawang, tepatnya di Jalan Bypass Ahmad Yani menjadi sorotan warga.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Selasa (10/2) malam, beberapa Penerangan Jalan Umum (PJU) lama tampak miring dan tidak menyala. Selain itu, terdapat plang jalan yang posisinya juga condong dan dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Salah satu PJU terlihat miring dari tiangnya, sementara bagian penyangganya tampak tidak lagi kokoh. Di titik lain, batu pembatas trotoar berbentuk bulat sudah bergeser dari dudukannya.
Baca juga: Awal 2026, Imigrasi Karawang Terbitkan 4.106 Paspor, Didominasi Wisata dan Umrah
Kondisi pavingblock di sekitar trotoar pun tampak rusak dan terlepas, sehingga menimbulkan genangan air saat hujan turun.
Wandi (22), warga setempat, mengaku khawatir dengan kondisi tersebut. Ia menilai fasilitas yang rusak dan tidak terawat bisa membahayakan pejalan kaki maupun pengendara.
“Kalau dibiarkan, takutnya roboh kena orang, atau roboh ke jalan. Dan lampu-lampunya memang kalau malam sudah tidak nyala,” ujarnya saat diwawancarai.

Pantauan di seberang jalan menunjukkan kondisi berbeda. Di bagian tengah trotoar telah terpasang lampu-lampu baru dengan kondisi baik dan menyala normal.
Namun demikian, warga menilai keberadaan lampu lama yang rusak dan miring tetap perlu segera ditangani agar tidak menimbulkan risiko keselamatan.
Baca juga: Kena Razia Polisi, Pengendara di Karawang Berujung Kepergok Bawa Sabu
Alika (20), seorang pejalan kaki yang kerap melintas di kawasan tersebut, berharap pemerintah daerah melakukan penataan kota secara menyeluruh. Menurutnya, pembenahan tidak hanya fokus pada penertiban kabel udara, tetapi juga pada fasilitas publik lainnya yang rusak.
“Penataan kota jangan cuma kabel udara saja yang dirapikan. Trotoar, lampu lama yang rusak, dan papan jalan yang miring juga harus dibenahi supaya lebih aman dan nyaman,” katanya.
Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perapihan dan perbaikan terhadap PJU lama, plang jalan yang miring, serta paving block yang rusak demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang melintas di kawasan tersebut. (*)








