Beranda Karawang Tebar Berkah Ramadan, Lapas Karawang Bagikan 200 Paket Takjil ke Masyarakat

Tebar Berkah Ramadan, Lapas Karawang Bagikan 200 Paket Takjil ke Masyarakat

Paket takjil lapas karawang
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang membagikan sekitar 200 paket takjil kepada masyarakat yang melintas di depan Lapas Karawang.

KARAWANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang membagikan sekitar 200 paket takjil kepada masyarakat yang melintas di depan Lapas Karawang pada Selasa, 10 Maret 2026.

Kepala Lapas Kelas IIA Karawang, Christo Toar mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Lapas Karawang kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang sedang dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

“Pada hari ini Lapas Karawang membagikan sekitar 200 paket takjil kepada masyarakat yang lewat di depan lapas. Maksud kami adalah untuk berbagi dengan saudara-saudara kita yang berpuasa, supaya mereka bisa menikmati saat berbuka ketika dalam perjalanan pulang,” kata Christo.

Baca juga: Jelang Mudik, Truk Sumbu Tiga Dilarang Melintas Karawang Mulai 13-29 Maret 2026

Ia menjelaskan, takjil tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang masih berada di jalan dan belum sempat menyiapkan makanan untuk berbuka puasa.

Isi paket takjil yang dibagikan terdiri dari roti hasil karya warga binaan, sop buah buatan warga binaan, serta air minum.

Selain berbagi takjil, Lapas Karawang juga mengadakan program pembinaan keagamaan bagi warga binaan selama bulan Ramadan. Kegiatan tersebut dilakukan melalui kelas khusus pesantren yang digelar setiap hari di masjid Lapas Kelas IIA Karawang.

“Di bulan Ramadan ini kami mengadakan kelas khusus pesantren. Jadi setiap hari ada pembinaan-pembinaan pengajian di masjid lapas khusus untuk warga binaan,” ujarnya.

Christo berharap melalui kegiatan pembinaan tersebut, para warga binaan dapat memperbaiki diri dan semakin mendekatkan diri kepada Tuhan.

Baca juga: Daripada Main Gadget, Anak-anak di Karawang Pilih Ngabuburit Sambil Ngelukis

“Kami berharap di bulan Ramadan ini warga binaan bisa kembali hijrah kepada Allah SWT, sehingga mereka benar-benar bertaubat dan tidak melakukan kejahatan lagi ketika kembali ke masyarakat,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa pembinaan keagamaan di Lapas Karawang tidak hanya diperuntukkan bagi warga binaan muslim. Warga binaan nonmuslim juga mendapatkan kegiatan pembinaan sesuai dengan agama masing-masing.