PURWAKARTA-Diterpa isu yang tidak sedap terkait tidak diperhatikannya lingkungan di sekitar peternakan sapi yang dikelola oleh PT Nusa Farms Indonesia yang berada di wilayah tiga Desa, Neglasari, Cilingga dan Linggasari Kecamatan Darangdan Purwakarta, terbantahkan.
Sebelumnya PT NFI disorot akibat peningkatan populasi lalat di area sekitar peternakan yang mengakibatkan lingkungan warga terganggu, yang kerap terjadi, terlebih kondisi musiman akibat cuaca.
“Kondisi di lapangan tidak seperti itu, walaupun ada keluhan yang katanya peningkatan populasi lalat pun tidak berdampak serius terhadap lingkungan warga,” jelas Pihak PT NFI, Selasa (11/8).
“Ini terjadi musiman, dan kerap terjadi, namun kami pun tetap mengantisipasi dengan penananganan sesuai dengan SOP nya,”ungkapnya.
“Kami secara rutin melakukan upaya pengendalian populasi lalat di area kandang dan akan terus meningkatkan upaya tersebut demi kenyamanan warga sekitar,”ujarnya.
“Menyikapi hal tersebut bahkan kami sudah mengadakan pertemuan langsung dengan tiga Kepala Desa di sekitar lokasi, Desa Cilingga, Linggasari, dan Neglasari, bahkan ada pihak Dinas Peternakan dan tidak ada satu pun keluhan atau laporan resmi yang masuk ke desa terkait hal ini,”ucapnya.
“Bahkan tokoh agama Ust. Farid dari Ponpes Al Basiroh yang katanya mengeluhkan juga, bermula dari beliau dihubungi oleh nomor tak dikenal yang menanyakan kondisi lalat di sekitar Ponpes, bukan karena beliau mengajukan keluhan,” tegasnya.
“Kami memandang ini sebagai bagian dari tanggung jawab kami sebagai bagian dari lingkungan sekitar, dan kami terbuka untuk berdialog dengan siapa pun yang punya kekhawatiran, dan akan terus berupaya menjaga kenyamanan bersama.”paparnya.
“Tidak disitu saja, PT NFI juga kerap memperhatikan kondisi sosial di sekitar lingkungan perusahaaan, dan berkontribusi positif untuk masyarakat,” ujarnya.
“Kegiatan keagamaan, sosial dan kegiatan lainnya yang melibatkan masyarakat di sekitar lingkungan peternakan, yang perlu digaris bawahi jangan membuat isu yang tidak benar terlebih bisa berdampak negatif terhadap perusahaan dan lingkungan masyarakat nantinya,”pungkasnya.(trg)









