Beranda Headline RSIA Purwakarta Jawab soal Viral Pasien BPJS yang Keluhkan Pelayanan

RSIA Purwakarta Jawab soal Viral Pasien BPJS yang Keluhkan Pelayanan

PURWAKARTA, TVBERITA.CO.ID- Pihak Rumah Sakit Ibu dan Anak Asri (RSIA) Purwakarta memastikan tidak pernah melakukan penahanan terhadap pasien umum maupun pasien BPJS Kesehatan seperti postingan disalah satu akun yang beredar di medsos keselamatan dan pelayanan terhadap pasien salah satu motto dari RSIA.

 

Humas RSIA Asri Purwakarta, Dian Novi Setiawan didampingi kuasa hukum RSIA Mas Moch Khudri mengatakan RSIA Asri selalu memberikan pelayanan kesehatan yang profesional yang berorientasi terhadap kepuasan bagi pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan di RSIA.

“Filosofi pelayanan hospitality serve with heart yang dimiliki Rumah Sakit Ibu dan Anak Asri Purwakarta merupakan layanan kesehatan dengan penuh cinta kasih,” kata Dian, disela-sela agenda silaturahmi dengan sejumlah awak media, Jumat (31/5) malam.

Sementara, terkait pemberitaan yang dianggap menyudutkan pelayanan di rumah sakit tersebut, Dian menegaskan, pihaknya tidak pernah melakukan penahanan salah satu pasien dengan alasan administrasi.

Menurutnya, untuk kasus ini, ibu dan bayi sudah tercover semua oleh BPJS Kesehatan, bayi lahir spontan dan adanya penyakit penyerta (Patologis), sesuai advis dokter spesialis anak di RSIA, sehingga bayi tersebut terpaksa dirujuk ke rumah sakit yang mempunyai fasilitas NICU dan harus ada dokter spesialis bedah anak.

“Pihak RSIA sudah mencarikan rumah sakit tujuan rujukan di Purwakarta, hingga Bandunf namun semua rumah sakit dengan fasilitas NICU menegaskan semua penuh, bahkan sampai dicarikan ke Bandung, namun pihak keluarga menolak untuk dirujuk keluar kota,” ujarnya.

Keluarga menghendaki dirujuk ke RS Siloam Purwakarta, juga sudah dilakukan namun jawaban yang sama dari pihak RS Siloam ruangan NICU juga penuh.

“Jadi salah besar kalau RSIA menahan pasien, hanya saja kami tidak mau mengambil resiko merujuk pasien ke RS lain yang belum pasti bisa diterima, jadi tidak benar menahan pasien karena alasan administrasi, pasien kan sudah ditanggung BPJS Kesehatan,”paparnya.

Terkait hal penyebaran berita hoax di akun Medsos Kuasa Hukum akan laporkan pemilik akun Medsos tersebut karena dianggap sudah menyebarkan berita hoax yang mengakibatkan nama baik RSIA rusak.

Kuasa Hukum RSIA Mas Muhammad Khudri, menegaskan akan melaporkan akun-akun yang dianggap mencemarkan nama baik RSIA.

“Secepatnya kami akan melaporkan hal ini ke pihak terkait, kita akan melaporkan ke Polres Purwakarta,”ujar Khudri.

“Undang-undang ITE akan kami gunakan untuk pelaporan, karena jelas akun di Medsos itu sudah meresahkan pihak RSIA dan masyarakat yang akan berobat ke RSIA, akunnya juga diduga dimiliki dengan nama palsu, dan kami sudah mengantongi beberapa dugaan, dan nanti akan kita buktikan,”tegasnya.

“Langkah hukum kami bukan semata-mata untuk membersihkan nama baik RSIA tetapi bisa membuat efek jera bagi penebar hoax, karena sudah beberapa kali ada hal seperti ini kami diam, hari ini kami akan melakukan langkah hukum yang tegas, kita tunggu saja,”pungkasnya.

Sebelumnya adanya postingan disalah satu akun Medsos yang memposting akibat ditahan oleh pihak RSIA karena belum menyelesaikan administrasi mengakibatkan bayi yang berusia 4 hari tersebut meninggal dunia.(trg/ris)

Komentar Facebook