TVBERITA.CO.ID – Memasuki masa pancaroba, cuaca yang tidak menentu dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat. dr. Ngabila Salama, Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD Taman Sari, membagikan beberapa kiat penting untuk menjaga kesehatan saat perubahan musim ini.
Menurut dr. Ngabila, musim hujan yang datang dengan cepat sering kali membawa penyakit seperti demam berdarah (DBD) akibat peningkatan genangan air di pot tanaman, kubangan, serta tempat penampungan air di rumah seperti bak mandi atau ember.
Di sisi lain, cuaca panas dapat meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), pneumonia, terutama pada anak-anak, dan COVID-19. Selain itu, polusi udara yang meningkat bisa menyebabkan ISPA, pneumonia, serangan asma, dan PPOK, serta jika berlangsung kronis dapat memicu kanker, hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, dan pembuluh darah.
Baca juga: Tips Atasi Memikirkan Pekerjaan yang Menghantui Pikiranmu
Berikut enam kiat dari dr. Ngabila untuk menjaga kesehatan selama masa pancaroba:
1. Menggunakan Masker: Saat cuaca panas dan polusi udara tinggi, disarankan untuk menggunakan masker KF94 atau KN95 guna mencegah partikel PM 2.5 yang berbahaya masuk ke dalam paru-paru, baik secara akut maupun kronis.
2. Mencuci Tangan dan Jaga Jarak: Rajin mencuci tangan dan menjaga jarak saat berada di kerumunan merupakan langkah penting. Polusi udara dapat membuat saluran pernapasan lebih sensitif sehingga mudah terkena penyakit.
3. Kurangi Aktivitas di Luar: Untuk menghindari serangan panas atau heat stroke, kurangi aktivitas di luar ruangan saat suhu tinggi. Gunakan pelindung seperti payung, kacamata hitam, tabir surya, dan baju berwarna cerah.
4. Konsumsi Air Putih: Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan rutin mengonsumsi air putih setidaknya tiga sampai empat liter per hari atau setara dengan 12-16 gelas tanpa menunggu haus.
Baca juga: 4 Tips Cara Atasi Rasa Cemas yang Timbul Pada Diri Kita
5. Berantas Sarang Nyamuk: Saat musim hujan, lakukan Gerakan 1 Rumah 1 Kader Jumantik (G1R1J) dengan konsep Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3X10 setiap Jumat pagi. Pencegahan ini dilakukan setiap jam 10 pagi selama 10 menit efektif, berturut-turut selama 10 minggu.
6. Konsumsi Sayur dan Buah: Mengonsumsi sayur dan buah yang banyak mengandung air seperti semangka, melon, pir, dan apel bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan air dalam tubuh selain dari minum air putih.
Dengan menerapkan kiat-kiat tersebut, diharapkan masyarakat dapat menjaga kesehatan dan mengurangi risiko terkena penyakit selama musim pancaroba. (*)









