Beranda Karawang 8 Tahun KPKS: Dari Kopi dan Konveksi Menuju Kekuatan Ekonomi Pemuda Karawang

8 Tahun KPKS: Dari Kopi dan Konveksi Menuju Kekuatan Ekonomi Pemuda Karawang

KARAWANG – Koperasi Pemuda Karawang Sejahtera (KPKS) memasuki usia sewindu sejak berdiri pada 2018. Di usia delapan tahun, KPKS fokus mengembangkan unit usaha dan meningkatkan partisipasi anggota untuk memperkuat kemandirian ekonomi.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Anggota dan Calon Anggota yang dirangkaikan dengan diskusi publik bertema “Koperasi Penyangga Jalan Kemandirian Ekonomi”, Minggu (13/9/2026).

Dalam rapat tersebut, pengurus KPKS menyampaikan laporan pertanggungjawaban organisasi serta perkembangan unit usaha yang telah berjalan. Saat ini, KPKS memiliki usaha di bidang kopi dan konveksi.

KPKS juga menyiapkan sejumlah pengembangan usaha, di antaranya katering, pertanian kopi, roastery kopi, pelatihan barista, serta berbagai pelatihan lainnya.

Ketua KPKS, Seia Piantara, mengatakan pengembangan koperasi membutuhkan keterlibatan seluruh anggota, bukan hanya pengurus.

“Koperasi adalah rumah bersama untuk tumbuh dan berkembang. Target kami bukan hanya memperoleh keuntungan secara ekonomi, tetapi bagaimana keuntungan dan perkembangan usaha tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi anggota. Karena itu, partisipasi anggota menjadi kekuatan utama dalam membangun KPKS,” kata Seia.

Di tempat yang sama, Bendahara KPKS, Wisam Ridwan menambahkan dalam mengembangkan unit usaha, KPKS membuka pendaftaran anggota baru. Rekrutmen menyasar pelajar, mahasiswa, pemuda, hingga masyarakat umum dengan batas usia hingga 50 tahun.

Menurutnya, perluasan keanggotaan dilakukan untuk membangun kolaborasi lintas generasi sekaligus memperkuat pengembangan usaha koperasi.

“Kami ingin KPKS menjadi ruang kolaborasi bagi semua kalangan. Mulai dari pelajar yang ingin belajar tentang kewirausahaan, mahasiswa yang memiliki gagasan dan inovasi, hingga masyarakat yang ingin bersama-sama membangun kemandirian ekonomi,” kata Wisam.

Dalam Rapat Anggota 2026, peserta kembali memberikan kepercayaan kepada Seia Piantara untuk memimpin KPKS periode 2026–2029. Dalam kepengurusan tersebut, Ali Akbar ditetapkan sebagai sekretaris dan Wisam Ridwan sebagai bendahara.

Rangkaian kegiatan sewindu KPKS juga diisi diskusi publik yang menghadirkan tiga narasumber dari kalangan akademisi, praktisi, dan perangkat pemerintah daerah. Diskusi tersebut dihadiri sejumlah organisasi kepemudaan serta elemen mahasiswa dan pelajar.

Para narasumber menilai koperasi masih memiliki peran penting dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Koperasi tidak hanya berfungsi sebagai organisasi, tetapi juga sebagai badan usaha yang dapat menjadi instrumen peningkatan kesejahteraan bersama.

Melalui prinsip kebersamaan, demokrasi ekonomi, dan partisipasi anggota, KPKS mendorong koperasi menjadi salah satu penyangga kemandirian ekonomi masyarakat.Memasuki tahun kedelapan, KPKS menargetkan penguatan unit usaha, perluasan jaringan keanggotaan, serta peningkatan manfaat ekonomi bagi anggota. ***