Beranda Bekasi Cegah Covid-19, Pemkot Bekasi Rancang Pasar Online

Cegah Covid-19, Pemkot Bekasi Rancang Pasar Online

TVBERITA.CO.ID, KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi┬ámerancang sistem transaksi daring atau online untuk pembelian barang kebutuhan pokok di pasar.

Pasar daring atau online ini merupakan upaya dari Pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus Corona. Penyediaan program ini dimaksudkan agar masyarakat tetap aman saat berada di rumah.

“Dalam upaya pencegahan virus Covid-19 dan untuk membuat masyarakat aman serta bisa memenuhi kebutuhan pokoknya. Pemkot membuat sebuah program untuk masyarakat, dan masyarakat bisa memanfaatkannya untuk belanja secara jarak jauh (melalui smartphone),” ujar Kabag Humas Kota Bekasi, Sajekti Rubiah kepada Tvberita.co.id.

Caranya, kata Sajekti, konsumen memesan melalui koordinator atau WA ke pedagang dengan menyebutkan jenis belanjaan dan alamat, selanjutnya koordinator akan menyiapkan barang sesuai pesanan untuk diantarkan melalui kurir/ojek ke alamat pemesan. Pembayaran dilakukan setelah pesanan diterima oleh pemesan yang kemudian membayar melalui kurir/ojek secara tunai berikut ongkos kirim.

“Misalnya pilih Pasar Wisma Asri Bekasi Utara. Sesudah itu ada daftar pedagang-pedagang di Pasar Wisma Asri dan nomor teleponnya,” jelasnya.

Selanjutnya masyarakat tinggal menghubungi dan melakukan negosiasi tawar menawar dengan masing-masing pedagang. Setelah sudah sepakat, maka barang yang dipesan akan diantarkan oleh ojek online.

“Menelepon saja kepada pedagangnya, dan lalu membeli, nanti akan dikirim menggunakan jasa pengantaran ojek online,” jelasnya.

Untuk mewujudkan cara ini, Pemkot Bekasi sudah bekerja sama dengan 11 pasar di Kota Bekasi.
Berikut Daftar 11 Pasar Online:
1. Pasar Kranji Baru;
2. Pasar Harapan Jaya;
3. Pasar Bantargebang;
4. Pasar Jatiasih;
5. Pasar Bintara;
6. Pasar Wisma Asri;
7. Pasar Atrium Pondokgede;
8. Pasar Baru Bekasi;
9. Pasar Teluk Buyung;
10. Pasar Kranggan;
11. Pasar Family Mart.
Bahwa 11 (sebelas) pasar di atas merupakan Pasar Tradisional yang menyediakan sembilan kebutuhan bahan pokok.

Diharapkan dengan belanja online ini dapat berjalan dengan lancar dan baik serta dapat diterima oleh masyarakat guna memberikan kemudahan untuk memenuhi kebutuhan di rumah saat pandemi Covid-19 dan mengurangi kerumunan. (ais/fzy)