Beranda Karawang RDP Galang Petisi Bebaskan Valencya

RDP Galang Petisi Bebaskan Valencya

KARAWANG – Mencuatnya kasus Valencya, ibu di Karawang yang dituntut satu tahun penjara karena omeli suaminya saat mabuk menuai keprihatinan banyak pihak. Satu diantaranya anggota DPR RI, Rieke Dyah Pitaloka (RDP). Ia mengaku bakal menggalang dukungan publik melalui petisi atas kasus yang menimpa Valencya.

Pernyataan itu disampaikan Rieke saat bertemu Valencya beserta keluarga di sekretariat PWI Karawang, Kamis (18/11) siang ini.

“Kalau ibu Valencya memperbolehkan, kami akan galang petisi supaya hal-hal seperti ini tidak terulang kembali,” kata RDP.

RDP juga meminta lembaga hukum yang menangani kasus ini memberikan pembuktian terbalik untuk membuktikan tidak ada transaksional dalam kasus ini.

“Saya tidak menuduh, sekali lagi saya tidak menuduh. Saya minta pembuktian terbalik. Kalau sampai tidak ada (pembuktian terbalik), yang terlibat bukannya hanya dirotasi, tapi dicopot. Kebangetan kalau kasus seperti ini saja sampai terjadi transaksi,” katanya.

Baca juga: Buntut Kasus Istri di Karawang Omeli Suami Mabuk, Aspidum Kejati Jabar Dinonaktifkan

Selain petisi, RDP juga sedang mengampanyekan tagar #bebaskanvalencya #savevalencya di media sosial. RDP menyebut kalangan artis seperti Happy Salma siap memberikan bantuan dan dukungan.

“Petisi ini bertepatan dengan minggu depan ada hari anti kekerasan terhadap perempuan internasional,” katanya.

Ketika ditanya apa langkah yang ia tempuh sebagai politisi, RDP menjawab singkat, bahwa dirinya sebagai anggota parlemen tidak boleh mengintervensi lembaga hukum.

RDP berharap Valencya dibebaskan dari segala tuntutan.

“Saya minta maaf karena terlambat mendampingi. Kasusnya sudah sejauh ini saya baru terlibat. Ibu tidak sendiri. Dari pengalaman kami mengadvokasi, tentu ini bukan pekerjaan mudah tapi kalau dapat dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia khususnya teman-teman media, keadilan itu bisa diraih oleh ibu Valencya,” kata Rieke ke Valencya.

Baca Juga :   Mitsubishi Resmi Luncurkan New Xpander Cross dan New Xpander Secara Virtual

Sementara itu, kepada RDP, Valencya berharap masalah hukum yang menimpanya bisa segera selesai.

“Saya terharu dan tidak menyangka mendapat dukungan sebanyak ini,” katanya sambil menangis.

Dijadwalkan hari ini, Valencya bakal membacakan pleidoi di persidangan. Kuasa hukum mengatakan, Valencya akan membacakan 10 halaman pleidoi. Sementara kuasa hukum bakal membacakan 11 halaman pleidoi. Pleidoi tersebut berisi soal keberatan Valencya atas semua masalah yang dituduhkan kepadanya, termasuk ketidakadilan yang menimpa dirinya. Valencya juga akan membongkar persekongkolan, kriminalisasi, dan rekayasa kasus yang menimpa dirinya.

Artikel sebelumnyaSeniman se-Jawa Barat Dorong Lahirnya Dinas Kebudayaan Secara Mandiri
Artikel selanjutnyaTak Berijin, JBF Dipanggil DPMPTSP Purwakarta