
Lonjakan kendaraan diperkirakan terjadi di sejumlah titik, baik di jalur tol Jakarta-Cikampek (Japek) maupun jalur arteri di wilayah Karawang.
Baca juga: Melihat Mereka yang Berlebaran di Balik Jeruji Besi di Karawang
“Meski Operasi Ketupat 2026 akan berakhir, kami memastikan pengamanan tetap dilanjutkan melalui KRYD atau kegiatan rutin yang ditingkatkan. Seluruh personel tetap disiagakan di pos-pos pengamanan untuk membantu kelancaran arus balik,” jelasnya.
Selain itu, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional, termasuk pemanfaatan jalur alternatif seperti Tol Japek II Selatan yang saat ini masih difungsionalkan.
“Keberadaan Japek II Selatan cukup membantu mengurangi beban di tol utama, sehingga kami imbau masyarakat bisa memanfaatkannya,” kata Fiki. (*)








