
KARAWANG – Taufik Hidayat menjadi salah satu penumpang yang selamat dalam kecelakaan maut mobil elf di Kabupaten Majalengka yang menewaskan enam orang.
Ia menceritakan, perjalanan tersebut bermula dari agenda keluarga usai Hari Raya pada Minggu (22/3/2026). Rombongan berangkat dari Karawang menuju Tasikmalaya untuk berziarah, lalu melanjutkan perjalanan wisata ke Pantai Pangandaran.
Setelah itu, mereka kembali ke rumah saudara di Tasikmalaya sebelum berencana pulang ke Karawang. Namun, rencana untuk beristirahat hingga subuh batal dilakukan. Sopir yang akrab disapa Pa Haji memilih tetap melanjutkan perjalanan pada malam hari.
Baca juga: Detik-detik Mobil Keluarga asal Karawang Kecelakaan di Majalengka, Kabut dan Jalan Licin Jadi Faktor
“Sudah disarankan nginep dulu, nanti subuh pulangnya. Tapi katanya jam 3 harus sudah sampai di Karawang,” ujar Taufik, Rabu (25/3).
Keluarga bahkan sempat menawarkan tambahan biaya sewa agar sopir bersedia beristirahat. Namun, permintaan tersebut tidak diindahkan.
Dalam perjalanan pulang, kendaraan melintasi jalur alternatif berdasarkan aplikasi navigasi. Tofik mengaku sempat tertidur sebelum akhirnya terbangun karena suasana di dalam mobil mulai panik.
Ia mendengar ibu dan kakaknya berteriak meminta sopir mengurangi kecepatan. “Saya kebangun, langsung ikut ngingetin sopir. Saya bilang pelan-pelan, jangan ngebut terus. Soalnya mobil terasa oleng,” katanya.








