
KARAWANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karawang mencatat, sebanyak 600 lampu penerangan jalan atau APJ di Karawang mengalami rusak dan perlu perbaikan.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishub Karawang, Niken Dieh Desky menyebutkan, total APJ di Karawang kurang lebih ada sebanyak 6.000 lampu, dan 10 persennya mengalami kerusakan.
“Total lampu yang kewenangannya Dishub itu ada 6.000, yang kondisinya kurang baik ada 10%. Jadi kurang lebih 600 lampu,” ujarnya saat diwawancarai pada Selasa, 27 Agustus 2024.
Baca juga: Perluasan Lahan TPAS Jalupang Mulai Digarap DLH Karawang, Kumpulkan Para Pemilik Tanah
Ia menjelaskan, lampu-lampu yang rusak akan mendapatkan perbaikan. Dalam hal ini, pihaknya mendapatkan anggaran sebesar Rp3 milyar untuk perbaikan dan pemeliharaan APJ di bawah wewenang Dishub Karawang.
“Anggaran pemeliharaan itu 30 persen dari total anggaran bidang prasarana. Total anggaran bidang prasarana 10 milyar, jadi 30 persennya itu kurang lebih 3 milyaran. Sebab, perbaikan atau mengganti lampu itu tidak murah, 1 lampu saja harganya bisa 3-4 juta,” jelasnya.
Pengadaan lampu baru tahun 2025
Niken menyampaikan, pihaknya sedang mengajukan penambahan jumlah APJ sebanyak 600-1000 untuk tahun 2025 mendatang.
Sebab, kata dia, masih banyak wilayah di Kabupaten Karawang yang minim penerangan, sehingga rawan bagi masyarakat khususnya yang berkendara.
Baca juga: KPU RI Batasi Kampanye Pilkada di Medsos, Maksimal 20 Akun di Tiap Platform
“Setiap tahun ada penambahan 300 titik lampu, tapi tahun depan insyaallah alokasi anggaran akan diperbanyak, insyaallah kita bisa nambah 600-1.000 titik lampu,” terangnya.








