
“Kalau berdasar dari BMKG, Karawang termasuk yang terdampak walaupun paling ujung ya dan tidak cukup parah, tidak dekat dengan Anak Gunung Krakatau seperti daerah Tangerang dan sekitarnya. Masih di batas normal kalau kita, tapi kami tetap mengimbau untuk jaga-jaga jika terpapar abu vulkanik, protokol kesehatan aja seperti biasa pakai masker dan kacamata,” jelas Usep.
Baca juga: Awas Bahaya Kebakaran, Bupati Karawang Larang Warga Bakar Sampah & Lahan Sembarangan
Berdasarkan laporan BPBD Karawang, paparan abu vulkanik tipis terdeteksi di Kecamatan Tegalwaru dan Klari. Abu yang turun disebut tidak terlalu tebal dibandingkan wilayah yang berada lebih dekat dengan sumber erupsi.
Usep mengatakan status Gunung Anak Krakatau saat ini masih berada pada Level III atau Siaga. BPBD Karawang pun terus melakukan pemantauan dan bersiap mengantisipasi apabila terjadi perubahan kondisi.
“Saat ini laporan wilayah yang terdampak dua kecamatan, Tegalwaru dan Klari. Itu pun tidak terlalu tebal lah, tidak seperti daerah yang arah ke barat, dan status masih Siaga 3,” pungkasnya. (*)








