
KARAWANG – SDN Palumbonsari 4, Kecamatan Karawang Timur, masih menunggu kepastian pelaksanaan revitalisasi bangunan sekolah. Kondisi sejumlah bagian bangunan yang mulai mengalami kerusakan membuat program tersebut dinilai semakin mendesak untuk direalisasikan.
Kepala SDN Palumbonsari 4, Nining Rusminar mengatakan, kebutuhan revitalisasi telah menjadi perhatian sekolah sejak beberapa tahun terakhir. Pasalnya, ketersediaan ruang kelas tidak sebanding dengan jumlah rombongan belajar (rombel) yang ada.
“Memang yang menjadi fokus utama dari dulu perjuangan SDN Palumbonsari 4, karena secara Dapodik tidak sebanding antara ketersediaan kelas dengan jumlah rombel yang ada. Jadi memang sudah sangat urgen sekali untuk mengajukan revitalisasi bangunan,” ujar Nining kepada tvberita, Senin (7/9).
Baca juga: Jaga Ikon Perkotaan Karawang, Paving Block di Jalan Tuparev Tetap Dipertahankan & Direhabilitasi
Menurut Nining, pihak sekolah telah melakukan pembaruan data Dapodik pada pertengahan 2025 sesuai kebutuhan sekolah. Pada akhir 2025, SDN Palumbonsari 4 kemudian dinyatakan masuk dalam calon penerima revitalisasi.
Sejumlah tahapan persiapan juga telah dilakukan. Pihak sekolah bahkan telah menerima kunjungan tim perencana dan pengukur bangunan pada sekitar Juni 2026 serta mempersiapkan kelengkapan administrasi untuk tahapan selanjutnya.
Namun, hingga kini sekolah masih menunggu kepastian mengenai jadwal pelaksanaan revitalisasi, termasuk tahapan bimbingan teknis (bimtek).
“Kami sudah lebih dari siap. Tinggal sekarang kami masih menunggu daftar tunggu untuk bisa mengikuti bimtek di Jakarta terkait revitalisasi,” katanya.
Nining mengatakan kondisi bangunan sekolah menjadi salah satu alasan program revitalisasi perlu segera mendapatkan kepastian. Sejumlah bagian plafon terlihat mengalami kerusakan dan berlubang hingga memperlihatkan bagian rangka serta atap bangunan.
Kondisi tersebut sebelumnya juga telah dilaporkan pihak sekolah kepada pihak terkait. Sekolah berharap laporan mengenai kondisi bangunan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui program revitalisasi yang telah diajukan.
Baca juga: Geger Bayi Dibuang di Karawang, Ibu-Bapaknya Ditangkap Polisi: Malu Hamil di Luar Nikah
Di sisi lain, kebutuhan fasilitas yang layak semakin penting mengingat SDN Palumbonsari 4 memiliki tingkat peminat yang cukup tinggi. Nining menyebut jumlah pendaftar terus meningkat selama dirinya menjabat sebagai kepala sekolah sejak 2018.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat tidak hanya dipengaruhi faktor domisili, tetapi juga reputasi dan prestasi sekolah yang telah diraih hingga tingkat provinsi dan nasional.








