
“Guru didik itu gurunya ada mendidik langsung. Sedangkan guru panggung, si dalang belajar lewat pentas yang digelar dan guru dengar adalah pembelajaran otodidak melalui audio,” jelasnya.
Baca juga: Mulai Hari Ini, 78 Putar Arah di Jalan Arteri Karawang Ditutup
Dalam pagelaran wayang golek di Bazar Murah Ramadhan, dua dalang muda tersebut membawakan tema tentang ketahanan pangan. Selain menghibur, dua dalang tersebut membawa pesan kepada masyarakat supaya tidak berprilaku boros.
“Temanya gerakan ketahanan pangan, gimana supaya masyarakat jangan boros,” tuturnya.
Waya berharap, pemerintah bisa men-support para seniman khususnya dalang. Apalagi saat ini sudah bertambah dalang-dalang muda.
“Pemerintah harus bisa support, karena Karawang sendiri gudangnya dalang di provinsi Jabar. Keberadaan dalang gak akan mati, sekarang banyak muncul dalang-dalang milenial,” tutupnya. (*)











