Beranda Bekasi Mafudz Abdurrahman Puji Kinerja Atlet Silat Kota Bekasi

Mafudz Abdurrahman Puji Kinerja Atlet Silat Kota Bekasi

KOTA BEKASI – Anggota DPR RI sekaligus Pembina IPSI Kota Bekasi, Mafudz Abdurahman mengapresiasi para atlet, bahwa pihaknya sering berkunjung ke perguruan pencak silat di Kota Bekasi. Pihaknya kagum dengan para pelaku pencak silat, di mana sudah melestarikan seni, budaya leluhur selain menambah kesehatan bagi para pelaku silat.

“Di Kota Bekasi sendiri ada sekitar 80 perguruan dengan puluhan ribu murid perguruan sudah menyumbang pelaku pelestari budaya warisan leluhur. Di era global saat ini memang ada pergeseran budaya namun dengan adanya penggiat atau pelaku pencak silat dapat membentengi generasi penerus dari budaya barat. Saya selalu kagum, karena antusias warga sangat luar biasa dengan budaya pencak silat ini. Anak anak kita banyak yang tertarik,” kata Mafudz Abdurahman yang juga penasehat IPSI Kota Bekasi.

Menurut Mahfudz, silat bukan hanya salah satu cabang dari olahraga yang diperlombakan, namun mencerminkan kebenaran dari pelakunya. Dapat disaksikan dalam sejarah bangsa ini di mana aktor seperti si pitung juga menggunakan buadaya silat dalam melawan penjajah.

“Warisan budaya dari nenek moyang ini harus diwariskan ke generasi penerus bangsa. Dan saya sangat bangga, berterimakasih kepada Koni Kota Bekasi, Kadispora, dan Ketua IPSI Kota Bekasi yang telah memfasilitasi para atlit Kota Bekasi untuk ikut serta bertanding dalam babak kualifikasi Podra Jabar setahun mendatang,” ucapnya.

Ketua IPSI Kota Bekasi, Rahmat Malik menyampaikan jumlah atlet yang lulus seleksi tahap awal di Kota Bekasi toral 27 atlet. Mereka didorong dan difasilitasi untuk mengangkat nama Kota Bekasi dalam ajang pencak silat porda jabar beberapa waktu ke depan.

“Kami juga sudah melakukan try-out di Sukabumi, Jakarta. Atlet yang lolos ada 27. Beberapa pernah meraih emas dari atlet yang ada,” katanya.

Baca Juga :   Berlangsung Meriah, Ini Para Juara Lomba Film Pendek Lapor Pak Kapolres

Pihaknya juga menargetkan raihan tiga besar dalam babak kualifikasi ini. “Namun para atlit butuh asupan sikologi karena atlit ada anak yatim piatu.Disamping itu kendala sekolah tidak mengizinkan atlit juga ada,” ujar Malik. (ais/kii)

Artikel sebelumnyaPolres Metro Bekasi Terima 84 Siswa SPN Usai Latihan Kerja
Artikel selanjutnyaDusun Kalenkalong Raih Juara Tiga dalam Lembaga Mitra Terbaik PHP2P 2021