Beranda Karawang Milenial Karawang Banyak Minati Kesenian Wayang Golek

Milenial Karawang Banyak Minati Kesenian Wayang Golek

KARAWANG – Di tengah kemajuan teknologi yang sangat pesat, para Milenial di Kabupaten Karawang masih memiliki ketertarikan pada kesenian wayang golek.

Kasi Kesenian Disparbud Karawang, Waya Karmila mengungkapkan minat anak-anak Milenial terhadap kesenian wayang golek sangat bagus, hal itu dibuktikan saat ia membuka sanggar kesenian wayang golek banyak anak-anak sekolah yang ingin belajar.

“Di Karawang ini Alhamdulillah anak-anak milenial nya banyak yang menyukai kesenian wayang golek dan juga tari, terbukti dengan mereka ingin belajar salah satunya adalah kesenian wayang golek, kenapa demikian ketika saya membuka kesenian wayang golek dan mengadakan lomba kecil-kecilan, banyak yang daftar,” kata Waya di ruangan kerjanya, Senin (20/9/2021)

Menurut Waya, para dalang melakukan pembelajaran di sanggar-sanggar dan juga di kantor Disparbud Karawang.

“Mereka itu banyak yang belajar di sanggar-sanggar di Karawang, sebelum adanya PPKM, ada juga dari mereka yang belajar disini (Disparbud), pesertanya sendiri ada yang dari SMP sampai Perguruan Tinggi, sampai saat ini ada sekitar 92 dalang baik yang aktif maupun yang kurang aktif,” ujarnya.

Waya juga menambahkan bahwa selain wayang golek, seni tari juga begitu dimintai oleh para Milenial Karawang

“Kini mulai menjamur di setiap sekolah dan ada 23 sanggar seni tari di Kabupaten Karawang yang aktif lah ya yang aktif maksudnya yang kemarin ketika PPKM juga aktif melakukan kegiatan latihan,” tambahnya.

Lebih lanjut Dalang- dalang Karawang dalam perlombaan ditingkat provinsi maupun nasional selalu memberikan prestasi yang membanggakan.

“Kita juga pernah juara satu tingkat remaja, tidak hanya itu ngomongin kesenian di Jabar, kita selalu menjadi percontohan bagi kabupaten dan kota di Jabar, dan terakhir di Bulan November besok akan ada Binojakrama, yaitu lomba dalang dewasa di Sukabumi,” pungkasnya. (ddi/kii)

Artikel sebelumnyaKasus Penjualan Tanah TPU Campaka Sari Masih Simpang Siur
Artikel selanjutnyaWarga Tamanmekar Kekeringan, Perumdam Suplai 20 Ribu Air Bersih