Beranda Karawang Pendaftaran Sosialisasi Magang ke Jepang Membludak, Sekda Karawang: Antusiasnya Luar Biasa

Pendaftaran Sosialisasi Magang ke Jepang Membludak, Sekda Karawang: Antusiasnya Luar Biasa

Sosialisasi magang ke jepang
Sekitar 1.200 warga Karawang mendapatkan Sosialisasi Magang ke Jepang di Aula Husni Hamid Pemda Karawang pada Kamis, 30 Januari 2025. 

KARAWANG – Sekitar 1.200 warga Karawang mendapatkan Sosialisasi Magang ke Jepang di Aula Husni Hamid Pemda Karawang pada Kamis, 30 Januari 2025.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang, Asep Aang Rahmatullah menyampaikan, program magang ke Jepang merupakan gagasan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) yang perdana dilaksanakan di Kabupaten Karawang.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Karawang menjadi fasilitator penyelenggaraan sosialisasi magang Jepang, dengan pembatasan peserta sebanyak 1.200 orang.

Baca juga: Disnakertrans Karawang Tunda Sosialisasi Perekrutan Magang ke Jepang, Ini Alasannya

“Antusiasnya luar biasa, dilihat berdasarkan pendaftar yang masuk melalui website info loker ada 4.090. Dari 4.090 ini nanti yang diterima hanya 200 orang, jadi kompetisinya luar biasa, 1 banding 200,” ungkap Aang saat diwawancarai tvberita.

Mereka yang terpilih, lanjut Aang, nantinya akan melaksanakan magang di Jepang sekitar 3 tahun, dengan perkiraan pemberangkatan di bulan Mei 2025.

Sosialisasi magang ke jepang
Sekitar 1.200 warga Karawang mendapatkan Sosialisasi Magang ke Jepang di Aula Husni Hamid Pemda Karawang pada Kamis, 30 Januari 2025.

Ia berharap, melalui program ini warga Karawang bisa memanfaatkan peluang untuk mengasah skill dan meningkatkan kompetensi di bidang-bidang tertentu.

“Dalam hal ini untuk pemenuhan building skills, knowledge yang bisa dimanfaatkan mereka selama magang 3 tahun, dengan harapan ilmu yang didapat bisa ditularkan di Kabupaten Karawang,” harapnya.

“Perihal ploting, nanti itu Kemenaker. Kita pemerintah hadir disini untuk memfasilitasi, dan inti tentu bentuk kepedulian Pemerintah Daerah,” tambahnya.

Baca juga: Tawuran Pelajar Marak, DPRD Karawang Sarankan Sekolah-Orang Tua Deteksi Dini lewat Medsos

Koordinator Bidang Penyelenggaraan Magang Luar Negeri Direktorat Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi Pemagangan Kemenaker RI, Muhammad Syikhab Adrie menjelaskan, penyelenggaraan magang luar negeri ini sesuai dengan Permenakertrans Nomor 8 Tahun 2008. Dimana pelaksanaannya diselenggarakan secara utuh dan terpadu dengan tujuan menguasai keterampilan atau keahlian tertentu.

“Secara umum fokus program ketenagakerjaan (Indonesia) 2024-2029 itu, diantaranya peningkatan kompetensi tenaga kerja, perluasan penempatan tenaga kerja, peningkatan kesejahteraan dan perlindungan tenaga kerja, peningkatan daya saing dan reformasi pengelolaan ketenagakerjaan,” ungkapnya.

Untuk memberangkatkan peserta magang ke luar negeri, terang dia, hanya ada 4 lembaga yang memiliki kewenangan, yakni; LPK Swasta, Lembaga Pendidikan, Perusahaan dan Instansi Pemerintah. Selain 4 lembaga itu, masyarakat Indonesia termasuk Karawang diharapkan untuk tidak mempercayai.

Baca juga: HIPMI Ingatkan Pengembangan Kawasan Industri di Karawang Harus Libatkan UMKM Lokal

“Kemudian, perlu kita ketahui gambaran struktur atau kondisi ketenagakerjaan di Indonesia. Per Agustus 2024, BPS mencatat penduduk usia kerja di Indonesia ada sebanyak 215,37 juta dengan tingkat partisipasi angkatan kerja sebanyak 70,63 persen.

Jadi kita masih memiliki tantangan, di mana angka pengangguran terbuka di Karawang jumlahnya sebanyak 7,47 orang. Dalam ketenagakerjaan ini kita memiliki peluang dan tantangan tersendiri,” ungkapnya.

Ia berharap, program magang luar negeri ini menjadi salah satu jalur yang bisa dilalui masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kompetensi, hingga kesejahteraan diri. (*)