
“Kedua, para generasi emas harus memiliki kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual yang tinggi, serta mulai membiasakan menerapkan sistem pendidikan kooperatif (kooperatif learning) agar para pelajar mampu berinovasi secara maksimal, dan memiliki mental bersaing yang kuat,” papar Dewan berparas manis ini.
Baca juga: Mentan Wacanakan Panen Setahun 3 Kali, Dewan Rizka: Terlalu Ambisius!
Hanya saja ia kembali menekankan, di balik semua perencanaan tersebut, yang utama dipersiapkan ialah akhlak. “Setinggi apapun ilmu pengetahuan yang kita miliki, jika tidak didasari akhlak yg baik maka potensi kita berbuat dzolim sangat besar,” tegasnya.
“Pendidikan adalah modal utama untuk mempersiapkan pondasi dan insfrastruktur SDM masa depan. Tapi yang lebih utama harus dipersiapkan adalah akhlak,” pungkas Rizka. (kii)









