
Menurut Taufik, kondisi jalan yang dilalui cukup menantang dengan kontur naik turun. Ia juga menduga sopir belum terbiasa melintasi jalur tersebut.
Tak lama setelah peringatan itu, kecelakaan terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Taufik mengaku sempat kehilangan ingatan sesaat setelah kejadian. “Setelah itu saya nggak ingat apa-apa lagi,” ucapnya.
Kecelakaan tersebut merenggut enam korban jiwa. Lima di antaranya merupakan keluarga Taufik, yakni ibunya, dua kakak ipar, serta dua keponakannya. Satu korban lainnya adalah sopir.
Diketahui, mobil elf bernomor polisi Z 7012 CN mengangkut sekitar 20 penumpang, seluruhnya warga Karawang. Kendaraan tersebut mengalami kecelakaan di Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, saat dalam perjalanan pulang dari Tasikmalaya. (*)








