Beranda Headline Semrawutnya Jalan Pantura Karawang: Lubang di Mana-mana, Rawan Kecelakaan

Semrawutnya Jalan Pantura Karawang: Lubang di Mana-mana, Rawan Kecelakaan

Ppk 1.1 jabar jalan pantura karawang
Lubang menganga di Jalan Pantura Karawang.

KARAWANG – Kerusakan Jalan Pantura di wilayah Karawang, Jawa Barat kian mengkhawatirkan. Lubang-lubang menganga di permukaan jalan diketahui sudah banyak memakan korban.

Pantauan tvberita pada Sabtu (7/2), sejumlah titik di ruas Pantura Karawang mulai dari Klari hingga Purwasari, memperlihatkan kondisi aspal yang rusak.

Jalan nasional yang menjadi urat nadi pergerakan ekonomi dan transportasi antarkota itu kini dipenuhi lubang dengan kedalaman bervariasi. Permukaannya yang bergelombang pun membahayakan pengguna jalan.

Baca juga: Sudah Izin Kementerian PU, Bupati Aep Pastikan Perbaikan Jalan Akses Tol Karawang Barat dan Timur Digarap Mei

Alhasil suasana lalu lintas pun semrawut. Arus kendaraan melambat, terutama saat truk-truk bertonase besar mencoba menghindari lubang dengan berpindah lajur secara tiba-tiba.

Lubang di jalan pantura karawang
Jalan Pantura Karawang dipenuhi lubang yang membahayakan pengendara.

“Rusak mah udah dari lama, dari awal Januari juga udah parah, bikin macet panjang,” ucap Arum (22) warga setempat.

Kata dia, kerusakan tersebut semakin parah belakangan ini saat musim hujan. Selain memicu kecelakaan, sistem drainase di sekitar jalan yang jelek pun membuat jalanan menjadi banjir.

“Paket lengkap, jalan butut, banjir juga. Pokoknya jelek deh,” keluhnya.

Truk terguling hantam lubang
Lubang jalan pantura karawang
Truk terguling di Jalur Pantura Karawang.

Salah seorang driver ojol, Imam (35), mengaku cukup sering melihat pengendara yang terjatuh atau sepeda motor yang mengalami kerusakan akibat jalan rusak.

“Baru kemarin kan ada truk terguling di Kosambi,” bebernya.

“Pernah juga waktu itu di sekitar (Fuel) Pertamina (Cikampek) velg motor sampai pecah kena lobang, tapi alhamdulillah selamet orangnya. Saya setut motornya,” tambah Imam.

Selaku pengguna jala aktif, ia berharap pemerintah terkait segera menangani kerusakan jalan tersebut sebelum korbannya semakin banyak.

“Penginnya mah segera benerin lah. Lebaran kan bentar lagi masa mau rusak terus,” serunya.

Baca juga: Karawang Mulai Berbenah Kabel Semrawut, Bupati Aep: 2027 Harus Sudah Turun Semua

Terpisah, Bupati Karawang, Aep Syaepuloh mengakui jika jalan nasional yang rusak di wilayahnya begitu ramai dikeluhkan warga.

Ia pun mengaku terus meminta Satker PPK 1.1 Jabar selaku penanggungjawab jalan tersebut agar segera dilakukan perbaikan.

Namun demikian, ia dan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi mengaku sudah berkoordinasi dengan Dirjen Kementerian PU, Balai Pengelola Jalan Tol pada Kamis (5/2) kemarin membahas hal tersebut.

“Jawabannya Kemen PU memastikan jalan rusak Klari-Jatisari akan direkonstruksi, bukan tambal sulam semata,” katanya.

Exit Tol Karawang Barat dan Timur Diambil Alih

Selain itu, Aep juga memastikan penanganan jalan rusak di Exit Tol Karawang Barat dan Timur diambil alih oleh pemerintah daerah.

Baca juga: Dua Hari Berturut-turut, PGRI Klari Kirim 1.100 Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir

“Pemprov Jabar menyelesaikan Karawang Barat dan kami Pemkab Karawang akan membenahi akses tol Karawang Timur,” jelasnya.

Pengambilalihan kewenangan ini, menurutnya demi percepatan penanganan dan kenyamanan masyarakat.

“Kolaborasi ini wujud komitmen Pak Gubernur dan kita semua memastikan seluruh jalanan dalam kondisi baik dan mulus,” papar Aep.

Ada 361 lubang
Lubang di jalan pantura karawang
Proses perbaikan sementara jalan Pantura yang rusak di wilayah Purwasari.

Di sisi lain, Satker PPK 1.1 Jabar mencatat, di sepanjang 95 kilometer ruas jalur Pantura Karawang, terdapat 361 lubang yang telah disisir. Kendati begitu, sejak pekan kemarin, pihaknya telah melakukan penanganan awal dengan penambalan lubang (patching) menggunakan Cold Mix atau Hot Mix (CAP).

“Dari hari Jumat kemarin kita sudah berjalan. Hari Kamis kan kami sudah berkontrak dengan vendor. Jumlah lobang awal sebelum kontrak 361 lobang, perstatus hari ini 287 lobang,” sebut Kawaslap PPPK 1.1 Jabar, Dedi Permayadi saat dikonfirmasi. (*)