Beranda Headline Sosok Sekuriti Jatiluhur di Mata Sang Anak: Penyayang, Kerap Ajak Nobar Bola...

Sosok Sekuriti Jatiluhur di Mata Sang Anak: Penyayang, Kerap Ajak Nobar Bola & Jalan-jalan

Anak sumarna jatiluhur
Gerald, anak mendiang Sumarna, sekuriti yang ditemukan tewas di Waduk Jatiluhur, Purwakarta.

PURWAKARTA – Di balik duka yang masih menyelimuti keluarga almarhum Sumarna (42), sekuriti yang ditemukan tewas terborgol di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, tersimpan banyak kenangan yang kini tak akan terulang bagi anak sulungnya, Gerald Surya Pratama (17).

Di mata Gerald, sosok ayah bukan hanya pencari nafkah bagi keluarga, tetapi juga sahabat yang selalu hadir dalam kesehariannya. Meski disibukkan dengan pekerjaan, Sumarna selalu menyempatkan waktu untuk berkumpul bersama anak-anaknya.

“Setiap hari suka ngajak ngobrol, suka nonton bola bareng juga,” ujar Gerald ditemui di rumahnya, Rabu (29/7).

Baca juga: Periksa 12 Saksi, Polisi Belum Temukan Titik Terang soal Sekuriti Tewas Terborgol di Jatiluhur

Kebersamaan sederhana itulah yang paling membekas di ingatan Gerald. Tidak ada liburan mewah atau perjalanan istimewa yang sering dilakukan keluarga mereka.

Namun momen-momen kecil seperti berbincang di rumah, menonton pertandingan sepak bola, hingga makan bersama menjadi kenangan berharga yang kini hanya bisa dikenang.

Siswa kelas 3 SMK ini menuturkan, sang ayah merupakan pribadi yang tidak banyak bercerita mengenai pekerjaan. Namun kasih sayangnya selalu ditunjukkan melalui perhatian dan waktu yang diberikan kepada keluarga.

Kata Gerald, Sumarna juga kerap mengajak anak-anaknya berjalan-jalan atau menghadiri acara keluarga. Salah satu momen yang masih diingat Gerald adalah saat mereka berlibur bersama ke Bandung.

“Kalau dulu pernah ke Bandung. Ya jalan-jalan saja sama keluarga,” katanya.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Sekuriti di Purwakarta Belum Tertangkap, Polisi Minta Warga Tak Berspekulasi

Tak hanya itu, perhatian Sumarna juga tercermin dalam rutinitas sehari-hari. Meski Gerald kini duduk di bangku SMK dan beranjak dewasa, ayahnya tetap rutin mengantarkannya ke sekolah.