
Alpan berharap kondisi jalan tersebut segera diperbaiki karena dinilai sudah mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan.
Baca juga: Jangan Anggap Sepele Perut Buncit, Bisa Jadi Tanda Awal Penyakit Metabolik
“Ya dibagusin. Soalnya mengganggu,” ujarnya.
Sebelumnya, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Karawang, Dani, memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat proyek perbaikan senilai Rp 6,5 miliar tersebut.
Dani mengklaim lambannya pengerjaan ruas jalan tersebut lantaran sebelumnya pihak kontraktor kerap menemui hambatan teknis.
“Memang dari pihak kontraktor sering ada beberapa trouble terus secara teknis, semisal ada peralatan mesin yang rusak dan lain sebagainya,” jelasnya. (*)








