Beranda News Survei Elektabilitas Aep Bikin Cellica Ragu? PKS: Kita Tetap Pede

Survei Elektabilitas Aep Bikin Cellica Ragu? PKS: Kita Tetap Pede

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID– Meski dinilai banyak pihak jika elektabilitas bakal calon yang diusungnya tak juga kunjung mengalami kenaikan dalam hasil survei, Ketua DPD PKS Kabupaten Karawang, Dedi Sudrajat optimis dari hasil survei internal yang dilakukan partainya, elektabilitas Aep Saepulloh justru naik secara signifikan.

Peningkatan ini dipicu karena keaktifan Aep Saepulloh yang seorang pengusaha ini beserta tim melakukan sosialisasi turun ke masyarakat setiap hari.

Tersenyum, Dedi menyampaikan keyakinannya jika Elektabilitas dan popularitas Aep akan terus naik menyamai Calon Bupati Petahana dari Partai Demokrat, Cellica Nurrachadianna yang digadang-gadang akan memasangkan Aep sebagai pendampingnya di Pilkada Karawang tahun ini.

“Kata siapa, Cellica sendiri bilang leading kok, dan dari hasil survei kami saat ini, Aep naik survei,” kata Dedi menyunggingkan senyumannya.

Lebih lanjut ditanya Tvberita, soal deklarasi pasangan Cellica-Aep di bulan Februari sebagaimana yang disebutkan bakal calon usungan partainya, Dedi kembali tersenyum dan santai menjawab jika sampai hari ini belum ada kesepakatan.

Pasalnya, kata Dedi, untuk menggelar deklarasi itu harus ada kesepakatan dan kesepahaman di antara dua belah pihak ataupun beberapa pihak lainnya. “Deklarasi kan gak mudah, harus ada kesepatakan dulu tentunya,” imbuhnya.

Dedi pun nampak terlihat kikuk dan ragu untuk menjawab, ia hanya kembali tersenyum, ketika disoal lebih jauh kebenaran kabar jika sampai hari ini sang petahana yang merupakan calon kuat di Pilkada Karawang masih galau memutuskan untuk menggandeng Aep sebagai calon wakilnya, karena melihat hasil survei yang tak juga kunjung naik. Sehingga deklarasi yang dimaksud kembali diundur.

“Gak, gak benar itu, jadi kami optimis Aep akan naik survey dan optimis akan bersanding dengan Cellica,” ujar Dedi menandaskan saat ditemui Tvberita di sela-sela kunjungan kerjanya, Senin (18/2).

Namun demikian, lugas ia mengatakan siapapun pilihan Cellica nantinya, apakah akan bersanding dengan PKS atau bersanding dengan partai lain, itu adalah hak dan kewenangan masing-masing partai.

Hanya saja pihaknya masih optimis sampai hari ini, Cellica-Aep akan berdampingan. “Jika pun nanti Cellica tidak memilih Aep sebagai calon wakilnya, tidak bisa kami paksakan. Namun sejauh ini, kita optimis Aep akan mendampingi Cellica,” tandasnya.

Mengenai tidak ikutnya Aep Saepulloh dalam Penjaringan yang dibuka Partai Golkar Karawang, sebagai bakal calon yang mendaftar dari eksternal partai Golkar, Dedi beralasan jika Aep Saepulloh itu sudah berangkat dari PKS. Sehingga tidak perlu lagi mengikuti penjaringan dipartai lain. Terlebih dalam aturan partainya, kalau memang sudah diusung di PKS tidak perlu lagi ikut penjaringan.

“Kalau di PKS begitu, kalau sudah diusung tidak lagi ikut, tapi judulnya siapa pun yang menginginkan berkoalisi dengan calon usungan kami dan sepakat dengan kami, ya tentu itu kami akan dukung,” tegas Dedi.

Dedi menilai adalah hal yang wajar jika partai politik melakukan tahapan-tahapan dan penjajagan, baik dengan membuka penjaringan ataupun menggelar pertemuan, karena hal itu merupakan bagian dari strategi dan silaturahmi politik.

“Sebagai mana halnya Golkar, PKS pun sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan Cellica, bahkan PKS dengan membawa calon wakilnya, yakni Aep Saepulloh. Lagi pula Pilkada kan masih panjang, segala kemungkinan masih bisa terjadi,” pungkasnya seraya kembali tersenyum. (nna/kie)