Beranda Headline Diduga Produksi Narkoba, Seorang Remaja di Karawang Diringkus Polisi

Diduga Produksi Narkoba, Seorang Remaja di Karawang Diringkus Polisi

KARAWANG – Seorang remaja berinisial AS (19) diamankan pihak kepolisian dari Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada Rabu (15/10) di kediamannya di desa Dayeuhluhur, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. Disinyalir, rumah tersebut menjadi tempat untuk memproduksi narkotika.

Penggrebekan dan penggeledahan yang berlangsung selama 4 jam itu, sontak menghebohkan warga sekitar.

“Informasi yang kami terima dari petugas dan keluarga, AS dibawa oleh Unit 3 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya,” kata Kaur Trantib Desa Dayeuhluhur, Heri (33) saat ditemui redaksi, Jumat (15/10/2021) siang.

Sejumlah barang bukti hasil penggeledahan pun diamankan, petugas menunjukkan sejumlah peralatan yang diduga digunakan oleh AS dalam memproduksi narkotikanya.

“Sebelum membawa AS dan sejumlah barang bukti yang diamankan, polisi menunjukkan beberapa peralatan kepada saya. Peralatan tersebut berupa masker khusus, kartu ATM, semprotan berisi alkohol, sebuah mesin seperti mesin cetak atau mesin press, sebuah senjata api (senpi), dan kendaraan roda empat jenis Toyota Rush warna silver milik AS, turut diamankan polisi,” bebernya.

Dalam keterangannya, Heri yang diminta pihak kepolisian dari Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk mendampingi penggrebekan di rumah AS, mengaku tak melihat adanya barang bukti sejenis narkotika yang diamankan.

“Kalau untuk narkobanya sih tidak ada sepertinya ya, soalnya polisi hanya menunjukkan peralatan yang diamankan oleh mereka. Kami juga tidak tahu jenis narkoba seperti apa yang diproduksi atau dibuat oleh AS ini,” ujarnya.

Banyak warga yang menduga bahwa barang bukti yang diamankan polisi itu merupakan sejumlah bahan dan peralatan yang sering digunakan oleh AS untuk memproduksi narkotika.

Hal senada juga disampaikan oleh Kadus setempat, Kosim (53) yang turut menyaksikan penggrebekan dan penggeledahan oleh aparat kepolisian dari Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Menurutnya, kepribadian AS yang jarang bersosialiasi dengan warga sekitar, membuat sejumlah pihak tak menyangka bahwa warganya terlibat dalam jaringan produsen narkotika.

Baca Juga :   Bahagianya Valencya saat Divonis Bebas, Tangisnya Pecah, Langsung Sujud Syukur

“Sewaktu mau membawa AS, salah seorang petugas kepolisian bilang bahwa AS dibawa oleh Unit 3 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Kalau untuk kepribadian AS, orangnya pendiam, jarang bergaul dengan warga dan pemuda disekitaran rumahnya, dia sering terlihat keluar rumah sesekali saja, tapi warga juga suka melihat banyak teman-teman dia yang tidak dikenal oleh kami datang bertamu ke rumahnya,” tambahnya.

Hingga berita ini disampaikan, sejumlah pihak yang dikonfirmasi akan kebenaran dugaan kasus tersebut, belum memberikan keterangannya secara resmi meski upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, namun hal itu masih belum mendapatkan respons darinya guna memberikan keterangan resmi kabar tersebut. (kii)

Artikel sebelumnyaSekda Tutup Lomba Menulis Pelajar Kabupaten Purwakarta
Artikel selanjutnyaDPRD Purwakarta Sahkan Perda Perubahan APBD 2021