KARAWANG- Panwascam Rengasdengklok, Karawang, memberikan beberapa usulan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Rengasdengklok saat rapat pleno terbuka rekapitulasi Daftar Pemilihan Sementara Hasil Pemuktakhiran (DPSHP) Akhir, Pemilu 2024.
Ketua Panwascam Rengasdengklok, Karawang, Yayah Nerawati, A.Md, mengungkapkan PPK Rengasdengklok sudah melaksanakan rapat pleno terbuka rekapitulasi DPSHP Pemilu 2024.
Namun sebelum rapat pleno ini dilaksanakan pihaknya sudah memberikan beberapa saran yang harus menjadi perhatian dan dilaksanakan PPK Rengasdengklok.
Baca juga: PPK Rengasdengklok Roadshow ke Sekolah Sosialisasikan Pemilu 2024
“Tadi kami memberikan beberapa saran kepada PPK, diantaranya memastikan masyarakat yang memenuhi syarat sudah terdaftar. Memastikan pemilih satu KK tidak terpisah dalam satu TPS. Memastikan pemilih memilih di TPS terdekat dari tempat tinggalnya. Memastikan pemilih yang tidak memenuhi syarat sebagai contoh meninggal dunia, orang masuk menjadi anggota TNI/Polri, pindah domisili secara administratif, tidak masuk lagi didaftar pemilih,” jelasnya, Sabtu (3/6/2023)
Ia juga meminta PPK dan PPS Segera menindaklanjuti masukan dan tanggapan masyarakat jika terdapat pemilih potensial yang belum terdata.
Ditemukan disemua desa masih terdapat data orang yang sudah meninggal dari DPSHP awal muncul lagi menuju di DPSHP Akhir.
Baca juga: Bawaslu Karawang Minta Panwascam Inventarisir Bacaleg yang Berprofesi Ini
“Panwascam Rengasdengklok rekomendasikan untuk mencoret TMS Meninggal di setiap desa yang datanya terlampir, dengan dilengkapi bukti dokumen autentik Akta kematian, Kartu Kuning atau minimal surat keterangan dari Pihak desa setempat,” tegasnya.
Sedangkan, kata dia, rekapitulasi daftar Perubahan pemilih Hasil pemuktakhiran Kecamatan Rengasdengklok, jumlah desa 9, jumlah TPS 309, pemilih aktif 80068, pemilih baru 54, Pemilih tidak memenuhi syarat 103, perbaikan data pemilih 11, pemilih potensial non KTP 892.
“Data ini berdasarkan rapat pleno terbuka rekapitulasi DPHP Pemilu 2024 yang dilaksanakan PPK Rengasdengklok,” pungkasnya.














