Beranda News Poktan Diduga Lalai, Pengganti Sapi Dipastikan Tak Akan Terealisasi

Poktan Diduga Lalai, Pengganti Sapi Dipastikan Tak Akan Terealisasi

PURWAKARTA-Bantuan sapi dari Kementerian yang diserahkan kepada Desa Sukatani Kecamatan Sukatani Purwakarta sebanyak 20 ekor, yang tiga ekor diantaranya mengalami kematian karena penyakit dan tiga ekor lainnya hilang, sehingga menyisakan 14 ekor dipastikan tidak akan mendapat penggantian dari PT. Jasindo.

Hal ini dikatakan oleh Kabid Peternakan Dinas Peternakan Dan Perikanan Diskannak Kabupaten Purwakarta Wildan Sundari melalui staf peternakan Andri Selasa (26/9)

“Sampai saat ini kami hanya menerima laporan satu sapi yang mengalami kematian sekitar Desember 2022 lalu, namun ternyata polis asuransi nya belum muncul,”jelas Andri Selasa (26/9).

“Namun lima sapi lainnya yang katanya mengalami kematian juga sekitar bulan Juli 2023 dan kehilangan hingga saat ini kami belum menerima laporannya,”ujarnya.

“Karena kalau terjadi kematian karena penyakit harusnya ada keterangan dari dokter hewan, kemudian ada surat pernyataan dan harus dilaporkan maksimal 7 hari dari kejadian,”ungkapnya.

“Sampai saat ini ketentuan itu belum masuk ke dinas, sehingga kami dapat pastikan bahwa tidak akan ada penggantian melalui asuransi untuk hewan ternak tersebut,”tegasnya.

Sementara Kepala Desa Sukatani Abdul Aziz Tiku Padang Bato Limbong saat dihubungi mengatakan ada kelalaian dari Kelompok Tani yang menerima bantuan.

“Ternyata setelah saya cek hal ini belum dilaporkan oleh Poktan ke dinas terkait,”ujarnya.

“Baik sapi yang mengalami kematian, begitu juga sapi yang hilang, tetapi untuk sapi yang hilang sendiri kami pun sudah melaporkan hal ini ke Polsek setempat,”ucapnya.

“Kalau kelalaian ini mengakibatkan tidak dapat penggantian, mau gimana lagi kami pasrah,”pungkasnya. (trg)