
Lebih lanjut, Mayang mendorong inovasi dan kreativitas di dalam FTBM. Ia berharap organisasi ini dapat menjadi wadah yang dinamis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu melahirkan program-program literasi yang kreatif dan inovatif.
“Organisasi ini mesti berjalan untuk mendukung inovasi dan kreativitas setiap anggota,” ungkapnya.
Tantangan yang dihadapi FTBM Karawang ke depan tentu tidaklah mudah. Namun, dengan visi yang jelas dan komitmen yang kuat dari Neng Mayang dan jajaran pengurus baru, FTBM Karawang diharapkan dapat menjadi model bagi forum literasi lainnya di Indonesia. Keberhasilan visi ini akan diukur dari implementasinya di lapangan. (*)









