
Bahan-bahannya, kata dia, seperti membuat nugget, pangsit dan bolu pada umumnya. Hanya saja, ditambahkan cita rasa baru menggunakan unsur terubuk yang dihaluskan.
Baca juga: Cemburu Buta, Pria di Karawang Bacok Mantan Istri dan Suaminya Pakai Celurit
“Penjualannya masing-masing 1 pcs isi 10, kita jual seharga Rp13.000 karena harga terubuknya masih mahal. Kemudian, penjualannya masih di internal Karawang khususnya dilingkungan Tegalwaru,” paparnya.
Ia berharap, produk khas Karawang ini bisa semakin dikenal lebih luas lagi, dan dirinya akan terus meng-upgrade kualitas produk agar semakin menarik untuk dibeli.
“Semoga kedepannya bisa makin dikenal, karena ini makanan khas Karawang,” tutupnya. (*)








