
Dari sisi akomodasi, tingkat hunian hotel di pusat kota dan kawasan industri Karawang selama 2025 tercatat di atas 90 persen. Kondisi ini turut menyerap tenaga kerja temporer serta meningkatkan pendapatan sektor jasa.
“Hotel-hotel menggelar berbagai event besar, menghadirkan artis nasional, hingga paket keluarga malam tahun baru. Ini menunjukkan pariwisata Karawang mulai terintegrasi dengan industri hiburan dan ekonomi kreatif,” katanya.
Ia menambahkan, kolaborasi event kebudayaan dengan bazar UMKM di Lapangan Karangpawitan pada malam pergantian tahun baru juga mendongkrak perputaran ekonomi.
Kendati demikian, pihaknya masih perlu melakukan banyak perbaikan untuk meningkatkan fasilitas dan destinasi hiburan yang ada di Kabupaten Karawang. Terutama di wilayah Utara Karawang, sektor wisata pantai yang harus menghadapi tantangan berupa cuaca ekstrem.
“Kedepan kami akan fokus pada perbaikan sapras wisata pantai agar sampai ekonomi pariwisata bisa lebih merata dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (*)













