Beranda Headline 199 Guru di Karawang Promosi Jadi Kepsek, Bupati Aep Titip Jaga Integritas

199 Guru di Karawang Promosi Jadi Kepsek, Bupati Aep Titip Jaga Integritas

Guru promosi kepsek di karawang
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang melantik 199 guru yang promosi menjadi kepala sekolah (kepsek) jenjang SD dan SMP serta satu rotasi susulan.

KARAWANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang melantik 199 guru yang promosi menjadi kepala sekolah (kepsek) jenjang SD dan SMP serta satu rotasi susulan. Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Karawang, Aep Syaepuloh di Plaza Pemda Karawang, Jumat 24 April 2026.

Pelantikan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah, serta Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 129/P/2025 tentang Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah dan mekanisme penugasannya.

Dari total 199 kepala sekolah yang dilantik, terdiri atas 9 kepala SMP dan 190 kepala SD. Rinciannya, sebanyak 9 guru SMP diangkat menjadi kepala SMP, 47 guru SMP menjadi kepala SD, serta 143 guru SD menjadi kepala SD.

Baca juga: Cuaca Mendukung, Bupati Aep Kebut Perbaikan Jalan di Seluruh Ruas Karawang

Dalam prosesnya, seleksi kepala sekolah dilakukan melalui sistem terintegrasi SIM KSPSTK milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, disertai asesmen dari pihak ketiga (konsultan manajemen SDM) bersertifikasi untuk mengukur kompetensi para bakal calon kepala sekolah (BCKS).

Selain itu, dari total peserta, sebanyak 24 orang telah mengikuti pendidikan dan pelatihan BCKS sehingga dapat menjabat selama dua periode. Sementara 175 lainnya belum mengikuti diklat, sehingga masa jabatannya dibatasi satu periode.

Dalam pelantikan tersebut, Bupati Aep menegaskan pentingnya integritas serta memastikan tidak ada praktik jual beli jabatan dalam proses promosi tersebut.

Aep menjelaskan, seluruh tahapan pengangkatan kepala sekolah telah melalui mekanisme yang berlaku, termasuk koordinasi dengan BKPSDM hingga proses di Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Dari beberapa waktu lalu kami sudah sampaikan mekanismenya, termasuk ke BKN dan alhamdulillah berjalan sesuai prinsip. Jadi ini bukan proses yang tiba-tiba,” ujar Aep.

Baca juga: Kantah Karawang Kebut Penilaian Lahan Akses Exit Tol Japek KM 42, Ganti Rugi Segera Dituntaskan

Ia menekankan bahwa Disdikbud Karawang merupakan salah satu perangkat daerah terbesar, sehingga membutuhkan kepemimpinan yang berintegritas.

Ia menekankan pentingnya integritas bagi para kepala sekolah yang baru dilantik, serta memastikan tidak ada praktik jual beli jabatan dalam promosi kepala sekolah.

“Tidak ada lagi yang namanya jabatan ditukar dengan sesuatu. Ini amanah yang harus dijaga,” tegasnya.

Aep juga mengingat bahwa dunia pendidikan memiliki peran besar dalam perjalanan hidupnya hingga menjadi bupati.

“Saya bisa seperti ini karena guru. Karena dididik oleh guru. Maka dunia pendidikan ini sangat penting,” katanya.

Selain kesejahteraan, Aep juga menyoroti pentingnya kenyamanan tenaga pendidik yang didukung pembangunan infrastruktur sekolah secara bertahap di seluruh wilayah Karawang.

Baca juga: 90 Ribu Siswa dari 938 Sekolah di Karawang Masih Belum Terima MBG

“Tahun ini memang fokus di Dapil 2, tapi Dapil lain tetap berjalan, hanya skalanya sekitar 30 persen,” ungkapnya.

Kepada para kepala sekolah yang baru dilantik, Aep berpesan agar menjaga amanah jabatan, menjunjung etika, serta mengelola anggaran pendidikan secara baik dan sesuai aturan.

“Tidak boleh ada yang menzolimi. Semua harus sesuai aturan. Kita sudah dapat gaji, TPP juga besar, jadi fokus bekerja saja,” tegasnya.