
YLBH Sanggabuana Karawang selaku pendamping para korban, mengungkap bahwa terlapor K merupakan pemilik sekaligus pengurus di ponpes tersebut.
Baca juga: Puja-puji Anak BJ Habibie soal Pesantren Kala Kunjungi Ponpes di Karawang
Adapun para korbannya, rata-rata berusia 13 sampai 15 tahun dan duduk di bangku SMP.
“Sementara dari data yang kami himpun korbannya ada sekitar 20 anak, kemungkinan bisa lebih. Tapi sementara yang hari ini melapor baru ada 6 korban,” ungkap Sekretaris LBH Sanggabuana Karawang, Saepul Rohman di Mapolres Karawang, Rabu (7/8).
“Selama ini para korban belum berani laporan karena takut,” kata dia.
Baca juga: Tak Hanya Tuparev, Jalan Cikalong-Cilamaya Karawang juga Diperbaiki Pakai CSR PLTGU JSP
Sempat membantah
Di sisi lain, KA sebelumnya sempat melakukan dugaan pelecehan seksual terhadap para santriwatinya.
Kepada awak media, KA mengklarifikasi bahwa dirinya sama sekali tak melakukan pelecehan seksual, baik secara sengaja maupun tidak.
“Saya pastikan, pelecehan itu tidaklah terjadi baik sengaja maupun tidak disengaja,” ujarnya saat diwawancarai pada Jumat (9/8). (*)








