Beranda Headline Sering Diperdebatkan, Ini Kata MUI Karawang soal Hukum Baca Yasin saat Ziarah...

Sering Diperdebatkan, Ini Kata MUI Karawang soal Hukum Baca Yasin saat Ziarah Kubur

Ziarah kubur di karawang
Masyarakat sedang ziarah kubur. Foto: ilustrasi/istimewa

Ia juga menuturkan bahwa mendoakan orang yang telah meninggal, khususnya orang tua, merupakan salah satu bentuk bakti anak kepada kedua orang tuanya atau yang dikenal dengan istilah birrul walidain.

“Orang yang mendoakan kedua orang tuanya itu termasuk bagian dari birrul walidain. Maka mengunjungi makam orang tua lalu mendoakannya juga merupakan bentuk bakti kita kepada mereka,” jelasnya.

Baca juga: Duh, 26 Pasangan Terciduk Ngamar di Karawang saat Ramadan

Menurut Tajudin, amalan yang dilakukan saat ziarah kubur pada momen Lebaran sejatinya tidak berbeda dengan ziarah di hari-hari biasa. Umat Muslim dapat melakukan berbagai amalan seperti berdoa, membaca Al-Qur’an, hingga tahlil.

“Amalannya sama saja, bisa berdoa, membaca Al-Qur’an, tahlil, dan sebagainya,” tuturnya.

Meski demikian, ia mengingatkan agar tujuan utama ziarah kubur tetap untuk berdoa kepada Allah SWT serta mengingat kematian sebagai pelajaran bagi manusia yang masih hidup. (*)