Beranda Headline Tipu Korbannya hingga Ratusan Juta, Bos Arisan Online di Karawang Ditangkap

Tipu Korbannya hingga Ratusan Juta, Bos Arisan Online di Karawang Ditangkap

Ilustrasi arisan online. (istimewa)

KARAWANG – Polres Karawang berhasil menangkap tersangka penipuan dengan modus arisan online. Bos arisan online berinisial D itu telah menipu sejumlah korbannya hingga Rp800 juta.

“Iya benar, untuk kasus arisan online kami sudah menetapkan 1 orang tersangka berinisial D,” kata Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono kepada redaksi melalui pesan singkat, Minggu (6/2/2022).

Aldi mengatakan, saat ini tersangka D sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif di Satreskrim Polres Karawang. “Kita sekarang ini masih lakukan pemeriksaan terhadap D dan masih melakukan pendalaman,” ungkapnya.

Baca juga: Polres Karawang Ringkus 10 Pengedar Narkoba, 130 Gram Sabu Diamankan

Sementara itu, Kasat Reskrim, AKP Oliestha Ageng Wicaksana menambahkan, tersangka D ini merupakan pimpinan arisan online. Saat ini masih dalam pengembangan.

“Untuk korban yang membuat laporan polisi (LP) ada 3 dari beberapa korban kerugian mencapai sekitar Rp800 jutaan,” jelas Oliestha.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, awal arisan sekitar pertengahan tahun. Perempuan berinisial D menawarkan arisan dengan sistem “Get” lebih besar dari “Pay” sesuai tanggal.

Baca juga: Dor! Residivis Curanmor Karawang Ditembak Polisi, 2 Masih Buron

Contoh, pay Rp 4 juta get Rp 5 juta tanggal 3 Desember. Customer tidak perlu mengangsur dalam periode tertentu seperti arisan pada umumnya, hanya menunggu tanggal. D kemudian mencari orang untuk membeli arisan tersebut, dengan iming-iming bahwa arisan ini skala besar dengan bandar dari Bandung, dan sudah terjamin pengacara jika arisan ini bermasalah.

Arisan berlangsung hingga bulan Desember 2021. Sampai pada akhirnya di Desember D kehabisan uang dan tidak bisa memutar lagi uang arisan. Akhirnya beberapa org yang jadi korban berusaha untuk menghubungi D setidaknya uang modal tanpa benefit kembali. Dengan D sudah lost contact hingga saat ini dan sudah menyerah karena tidak bisa mengembalikan uang. (kii)

Artikel sebelumnyaMaknai HUT Gerindra ke-14, Andre Lukman Persembahkan Mobil Ambulans
Artikel selanjutnyaWujud Komitmen Pencegahan Penyebaran COVID-19, ACE Bersama IRIS OHYAMA Donasikan 772.000 Masker ke 55 Kota