PURWAKARTA-PT Nusa Farms Desa Linggasari Darangdan Purwakarta kembali melakukan kegiatan program ketahanan pangan yang bekerjasama dengan Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Kelas IIB Purwakarta dengan Warga Binaan Rabu (1/4).
Lapas Purwakarta melaksanakan program asimilasi program kemandirian bidang pertanian bersama PT. Nusa Farms Indonesia sebagai Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Luar Lapas Bidang Pertanian untuk Warga Binaan.
Setelah sebelumnya beberapa waktu yang lalu Warga Binaan bersama PT Nusa Farms mampu menghasilkan panen tanaman jagung hingga mencapai 64 Ton dengan luas lahan 3,5 Hektar yang di sediakan olah PT Nusa Farms, dengan menghasilkan nilai Rupiah sebesar Rp.55 Juta.
“Kita masih menggandeng Lapas dengan warga binaannya untuk melanjutkan kegiatan sebelumnya,”jelas Perwakilan PT Nusa Farms Ferdi Jauhari S.Pt M.Sc Rabu (1/4).
“Namun kali ini kita akan melanjutkan penambahan lahan, yang semula hanya 3,5 Hektar rencananya menjadi 8 Hektar,”ucapnya.
“Kegiatan Pembinaan Keterampilan Pertanian ini merupakan hasil kerjasama lintas sektoral antara Lapas Purwakarta dengan pihak eksternal, guna mendukung program ketahanan pangan nasional,” ungkapnya
“Potensi para Warga Binaan ini kan bisa dimanfaatkan, sehingga mereka nanti juga punya keahlian dalam bertani seperti menanam jagung seperti yang kita lakukan,” jelas Ferdi.
“Dari hasil panen raya beberapa waktu mencapai 64 ton, kami optimis dengan hasil hari ini pasti akan bertambah, mudah-mudan tidak ada aral melintang sehingga Warga Binaan juga bisa menikmati hasil tanam jagung,” tegasnya.
Kegiatan ini menindaklanjuti Surat Keputusan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwakarta Nomor : WP.11.PAS19.PK.05.07 – 1430 Tahun 2025 tanggal 21 Oktober 2025 Tentang Pemberian Izin Keluar Narapidana untuk Pelaksanaan Pembinaan Keterampilan Pertanian, kegiatan berlangsung aman, lancar dan terkendali dan Warga Binaan peserta kegiatan pembinaan telah kembali ke Lapas Purwakarta dalam keadaan aman.(trg)









