
“Dengan yang kita lakukan, dari hal kecil bisa berdampak besar,” katanya.
Kepala Sekolah PAUD Teratai IV, Darniti menyampaikan, seluruh anak didiknya sangat antusias mengikuti kegiatan barter sampah ini. Ia pun turut senang karena orang tua murid ikut mendampingi dan mensupport anak-anaknya.
Baca juga: Gangguan Ormas di Kawasan Industri Bikin Investor Boncos, Wamen Investasi: Harus Kita Hilangkan
“Anak-anak tadi antusias banget, per anak bawa 1 kantor kresek, ada yang bawa kardus, botol plastik, bekas roti. Di barter dengan tumbler biar mereka gak minum menyisakan botol bekas, di sekolah juga kita sediakan air isi ulang,” terangnya.
Ia berharap, program kolaborasi ini bisa mengedukasi anak untuk tidak membuang sampah sembarangan. Terlebih, program ini berdampak baik bagi ekonomi masyarakat, karena sampah yang diperoleh dapat ditukar menjadi nominal uang.
“Di luar sekolah juga mereka suka ada yang menabung sampah,” tutupnya. (*)









