KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Kawanan begal kembali berulah di Karawang, Jawa Barat. Kali ini, modusnya ialah dengan memberikan umpan seorang wanita cantik pada korbannya.
Akibatnya dua begal yakni pelaku berinisial FR (23) tewas setelah ditembak petugas karena melawan saat hendak ditangkap. Sementara satu pelaku lagi, YK (23) kini ditahan petugas kepolisian Karawang.
“Pelaku begal terpaksa ditembak mati karena menyerang petugas dengan golok saat hendak ditangkap,” ujar Kepala Kepolisian Resor Karawang, Hendy F. Kurniawan saat menggelar ekpose kasus tersebut di depan ruang forensik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang.
Menurut Hendy, selain menembak mati FR, polisi juga membekuk YK yang merupakan anggota komplotan FR. YK ditangkap di rumahnya di Desa Plawad, Kecamatan Majalaya, Karawang.”Kami juga masih memburu anggota komplotan begal lainnya, NHM dan dua perempuan yang dijadikan umpan kejahatan mereka, yakni APR (22) dan MR (23),” kata Hendy.
Dijelaskan, mudus operandi yang dilakukan komplotan tersebut adalah mencegat korbannya di tengah jalan yang sepi. Pelaku yang mencegat adalah anggota wanita yang berpakaian seksi. Dia pura-pura minta tolong karena kendaraannya mogok. Setelah korban berhenti, anggota komplotan pria segera beraksi. Mereka menganiaya korban, kemudian membawa kabur kendaraan milik korban.
Menurut Hendy, pihaknya tidak akan bosan memburu begal jalanan baik itu pelaku lama maupun pemain baru. “Jika mereka terus beraksi dan melawan petugas, tinggal pilih mau tembak kaki atau tembak mati,” kata Hendy.
Hal yang sama juga disampaikan, Kanit Reskrim Polsek Karawang Kota, Iptu Yoga Prayoga mengungkapkan, FR dan YK, bersama komplotannya merupakan residivis begal yang biasa beroperasi di Karawang.
Mereka merupakan jaringan lokal Karawang. FR bersama rekannya, YK (23), beserta komplotannya sudah enam kali beraksi di Karawang. Biasanya, pelaku memepet korban dan mengambil paksa motornya, serta tidak segan-segan melukai korbannya jika melawan.
“Dua (TKP) di antaranya menggunakan modus cewek berpakaian minim untuk memancing korban, yakni di Jalan Bypass dan Jalan Baru Karawang. Mereka biasa berdiri di jalan dan meminta bantuan. Setelah korban terpancing, kemudian pelaku merampas motor korban,” ujar Yoga di Ruang Forensik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang.(KB)








