
“Kalau memang kamar penuh dan tidak bisa rawat inap, saya bisa terima. Tapi kalau berobat biasa aja ditolak, itu yang bikin saya kecewa.”
Baca juga: Program 3 Juta Rumah: Purwakarta Dapat Kuota 1.000 Unit, Tahun Ini Dibangun 300
RS Izza Cikampek Minta Maaf
Saat dikonfirmasi terkait keluhan tersebut, Direktur Utama RS Izza Cikampek, dr. Dik Adi Nugraha, menyampaikan permintaan maaf dan berjanji akan menelusuri kejadian tersebut.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Saya akan coba telusuri dulu apa yang terjadi atas nama pasien tersebut,” ujar dr. Dik. (*)








