Beranda Headline Tiga Pemudik Bermodus Ojol Terjaring Operasi Penyekatan di Bundaran Kepuh

Tiga Pemudik Bermodus Ojol Terjaring Operasi Penyekatan di Bundaran Kepuh

Tiga pemudik bermodus ojek online terjaring operasi penyekatan peniadaan mudik di pos bundaran Kepuh Kecamatan Karawang Barat, Jumat (7/5).

Dalam waktu berbeda, ada tiga pengendara motor dengan plat nomor B mengenakan jaket ojek online. Tanpa menunggu lama ketiganya langsung dirapid antigen saat itu juga oleh petugas medis yang berjaga di pos, karena ketiganya tidak bisa menunjukkan surat negatif COVID-19.

Kepala Pengendali Pos Penyekatan Bundaran Kepuh, Jaya A. mengatakan, meski sudah negatif COVID-19, dua pengemudi bermodus ojek online terpaksa diputarbalik ke lokasi asal karena tidak membawa surat perjalanan. Sementara satu pengemudi dibolehkan melanjutkan perjalanan karena mengantongi surat perjalanan.

“Kami berhentikan karena plat nomornya B. Saat ditanya oleh petugas mau ke mana dan darimana, pengemudi tersebut menjawab bahwa dia dari Jakarta mau ke Pemalang,” kata Jaya.

Selain modus menggunakan jaket ojek online, polisi juga menemukan belasan pemudik mengenakan atribut instansi atau organisasi tertentu. Meski begitu, polisi tetap menindak dengan memutarbalikkan kendaraan mereka ke daerah asal.

Sementara itu di hari kedua penyekatan, berdasarkan data kepolisian, dari jam 12 malam sampai jam enam pagi, Jumat 7 Mei 2021, sebanyak 4.211 kendaraan berplat nomor luar Karawang diperiksa polisi. 2.493 di antaranya harus diputarbalik karena tidak bisa menunjukkan surat perjalanan dan surat negatif COVID-19.

Kabid Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Karawang, Ade Safrudin menuturkan, kendaraan yang terjaring operasi di hari kedua tidak sebanyak hari pertama.

“Di lokasi check point wilayah Barat yang terdiri dari 11 pos penyekatan Dishub, dari jam 6 pagi sampai 12 siang, terdapat 82 kendaraan roda dua yang diperiksa. 42 di antaranya diminta berputar balik. Sementara untuk roda empat, terdapat 100 kendaraan yang diperiksa. 28 di antaranya dikembalikan ke lokasi asal,” kata Ade.

Dari data yang sama, di lokasi check point wilayah Timur yang terdiri dari enam pos, terdapat 34 kendaraan roda dua yang diperiksa. 19 di antaranya diputar balik. Untuk roda empat, ada 21 yang diperiksa. 11 pengemudi diputarbalik. (fyz)

Artikel sebelumnyaDewan Sri Beri Apresiasi, Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Kini Dapat Bantuan Hukum
Artikel selanjutnyaJumat Akhir Ramadhan, PAN Masih Bagikan Ta’jil