
Baca juga: Disabilitas Korban Amuk Massa di Karawang Masih Kritis, Keluarga Minta Dipindahkan ke Purwakarta
Selama akal masih berfungsi, lanjut Yadi, kewajiban ibadah seperti salat, puasa, dan zakat tetap melekat. “Kalau sudah tidak produktif, mereka bisa jadi penerima zakat atau asnaf,” ujarnya.
Majelis Tarjih juga mendorong pembentukan pesantren lansia sebagai wadah pembelajaran agama. “Banyak yang dulu sibuk bekerja sampai lupa belajar agama, bahkan belum bisa baca Al-Qur’an. Di pesantren lansia ini mereka bisa belajar dan bersilaturahmi,” katanya.
“Intinya, Muhammadiyah ingin lansia dimuliakan. Jangan sampai anak menyakiti atau bahkan mencelakai orang tuanya hanya karena urusan duniawi,” tutupnya. (*)








