Beranda Headline SDIT Permata Ilmu Karawang Resmikan Gedung Baru, Siap Cetak Generasi Unggul Berbasis...

SDIT Permata Ilmu Karawang Resmikan Gedung Baru, Siap Cetak Generasi Unggul Berbasis IT dan Tahfiz

Sdit permata ilmu karawang
SDIT Permata Ilmu Karawang resmi menempati gedung pembelajaran milik sendiri yang berlokasi di Kelurahan Karangpawitan, Karawang Barat pada tahun ajaran 2026/2027.

KARAWANG — SDIT Permata Ilmu Karawang resmi menempati gedung pembelajaran milik sendiri yang berlokasi di Kelurahan Karangpawitan, Karawang Barat pada tahun ajaran 2026/2027. Kehadiran gedung anyar ini menjadi tonggak sejarah baru bagi lembaga pendidikan tersebut setelah sejak didirikan pada 2021 silam.

Kepala SDIT Permata Ilmu Karawang, Yadi Supriadi, menyampaikan bahwa pembangunan gedung baru yang berdiri di atas lahan seluas hampir 1.000 m2 dengan luas bangunan 700 m2 tersebut kini telah memasuki tahap akhir perapian (finishing) dan siap digunakan secara penuh.

“Perjalanan kami dimulai dari Jalan Bogor pada 2021, lalu sempat meminjam gedung Ibnu Sina. Alhamdulillah, di tahun 2026 ini kami akhirnya memiliki bangunan sendiri,” katanya.

Baca juga: KAI Heran Aksi Lempar Batu ke Kereta Api Kerap Terjadi di Karawang, Ingatkan Ada Sanksi Pidana

Menurutnya, pembangunan gedung ini sudah mencapai lebih dari 90 persen dan diproyeksikan rampung total pada Agustus ini.

Adapun sejauh ini, SDIT Permata Ilmu menampung sebanyak 162 siswa yang terbagi ke dalam 6 rombongan belajar (rombel) dari kelas 1 hingga kelas 6. Masing-masing ruang kelas dirancang luas dengan ukuran 7×8 meter untuk menunjang kenyamanan belajar siswa.

“Alhamdulillah saat ini juga sudah dilengkapi fasilitas perpustakaan, ruang UKS, kantin, hingga sarana olahraga seperti futsal, bulu tangkis, dan tenis meja,” serunya.

Pendidikan Karakter dan English Everyday

Selain sarana fisik, SDIT Permata Ilmu terus menggenjot kualitas kurikulum unggulan yang memadukan pendidikan akademik, diniyah (keagamaan), serta penguasaan bahasa asing.

Salah satu program terobosan terbarunya adalah peningatan program bahasa dari An English Day menjadi English Everyday.

Lewat program ini, seluruh siswa dibiasakan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris setiap hari, terutama pada momen pembukaan kelas, penutupan kelas, serta saat meminta izin keluar ruangan.

Sdit permata ilmu karawang
SDIT Permata Ilmu Karawang resmi menempati gedung pembelajaran milik sendiri yang berlokasi di Kelurahan Karangpawitan, Karawang Barat pada tahun ajaran 2026/2027.

“Untuk anak-anak kelas 1 dan 2, kami buat pembiasaan lewat percakapan sehari-hari yang ditempel di dinding kelas. Target kami adalah membentuk karakter anak yang berilmu, berakhlak mulia, dan unggul dalam hafalan Al-Qur’an (tahfiz) sekaligus cakap berbahasa asing,” jelas Yadi.

Baca juga: Kata Warga soal Bangli di Karawang Timur Dibongkar: Alhamdulillah Jadi Ditata Rapi…

Kualitas akademik sekolah ini juga telah teruji di tingkat nasional. Pada Juli lalu, SDIT Permata Ilmu berhasil meloloskan satu perwakilannya ke Olimpiade Nasional (Omnas) mata pelajaran Bahasa Inggris setelah menyeleksi 6 siswa di tingkat provinsi.

Biaya Terjangkau Ringankan Beban Orang Tua

Ketua Yayasan Rumah Harapan, Agus Solihin, menegaskan bahwa jargon yang diusung sekolah ini adalah menyediakan pendidikan Islam terpadu yang terjangkau namun tidak mengorbankan kualitas.

“Kami berkomitmen memberikan akses pendidikan berkualitas tinggi tanpa membebani orang tua secara finansial,” katanya.

Saat ini, biaya pendaftaran (DPP) berada di kisaran Rp5 juta dengan SPP bulanan sebesar Rp210 ribu—jauh lebih murah dibandingkan rata-rata SDIT lain di sekitarnya.

Baca juga: Soal Aliran Listrik di Bangunan Liar, PLN Siap Sinkronkan Kebijakan dengan Pemkab Karawang

“Fokus kami bukan pada margin finansial, melainkan pada peningkatan kualitas keluaran (output) anak-anak,” jelasnya.

Dewan Pembina Yayasan, Yeni Maryani, menambahkan, banyak orang tua murid yang memindahkan anaknya ke SDIT Permata Hati mengingat biayanya yang terjangkau.

“Selain melihat perkembangan pesat dari sisi adab dan hafalan, faktor biaya yang sangat terjangkau juga alhamdulillah jadi menarik minat orang tua yang ingin menyekolahkan anak-anaknya di sini,” tutur dia. (*)