Beranda Nasional Gelar Seminar Nasional, Ubhara Jakarta Raya Sodorkan Solusi Berantas Narkoba

Gelar Seminar Nasional, Ubhara Jakarta Raya Sodorkan Solusi Berantas Narkoba

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID– Universitas Bhayangkara (Ubhara) Jakarta Raya Kota Bekasi menyelenggarakan seminar nasional dengan tema “Strategi Nasional Pencegahan dan Penindakan Penyalahgunaan Narkoba dalam Perspektif Politik Hukum Guna Penguatan Legislasi”, Selasa (10/6), di auditorium Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Grha Tanoto, Jalan Raya Perjuangan, Bekasi Utara.

Hadir sebagai pemateri Komjen Pol (Purn) Drs. Ahwil Luthan; H. KRH. Henry Yosodiningrat, SH., MH; dan Rektor Ubhara Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. Bambang Karsono, SH., MH.

Pada sesi wawancara, Rektor Ubhara mengatakan, kampusnya berkomitmen dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kampus. “Sudah empat angkatan, kami melakukan tes urine ke calon mahasiswa saat Ospek,” kata Bambang Karsono.

Bila hasil tes urine positif narkoba, calon mahasiswa tersebut ditunda statusnya sebagai mahasiswa sampai tahun depan. “Tahun depan boleh datang lagi asalkan membawa surat keterangan bebas narkoba dari BNN. Kalau tetap positif, mahasiswa tersebut ditolak masuk Ubhara,” sambung Rektor.

Lebih lanjut, seminar nasional ini, kata Rektor, tujuannya adalah memberikan kontribusi pemikiran yang dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah. Pertimbangan ini penting, karena tujuannya untuk meningkatkan efektivitas penerapan peraturan yang berlaku. Selain itu juga untuk pengembangan pembentukan hukum serta strategi nasional dalam pencegahan dan penindakan penyalahgunaan narkoba.

“Juga memberikan informasi tentang dampak negatif dan bahaya penyalahgunaan narkoba bagi masyarakat di lingkungan sivitas akademika Universitas Bhayangkara,” kata Rektor.

Para cendekiawan Ubhara, dalam pers rilis, mengajak dan mengimbau melalui seminar ini untuk secara khusus membicarakan dan memberikan masukan kepada negara tentang apa yang sebenarnya terjadi. Sebab, persoalan pencegahan dan penindakan peredaran narkoba sampai saat ini masih belum bisa memuaskan secara sempurna, meskipun institusi terkait sudah bekerja keras. Namun pengedaran dan penyalahgunaan narkoba masih marak beredar di kota-kota sampai di desa-desa. (fzy)