
KARAWANG – Raut bahagia tak terbendung di Aula Desa Anggadita, Kecamatan Klari, Karawang pada Rabu (18/3) sore. Satu per satu warga lanjut usia dan anak-anak yatim piatu menerima santunan, disambut senyum hangat dari Bupati Karawang, Aep Syaepuloh yang hadir didampingi kedua putranya.
Di tengah suasana yang akrab, sebanyak 514 jompo dan 188 anak yatim piatu mendapat santunan dari kantong pribadi orang nomor satu di Karawang tersebut.
Baca juga: Jalur Mudik Karawang Dipastikan Siap, Bupati Aep: Jangan Ada Jalan Gelap dan Rusak
Aep tampak tak menjaga jarak. Ia menyapa, berbincang, bahkan sesekali menunduk untuk lebih dekat dengan para penerima santunan. Momen itu menghadirkan kehangatan, sekaligus rasa haru yang menyelimuti ruangan.

“Ini adalah bagian dari tanggung jawab kita bersama untuk saling peduli dan berbagi. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan membawa kebahagiaan,” ujarnya.
Baca juga: Usai Lebaran, Pemkab Karawang Janji Bentuk Dewan Pertimbangan Cagar Budaya
Aep berkisah, Desa Anggadita bukan tempat yang asing. Desa itu adalah bagian dari perjalanan hidupnya—tempat ia tumbuh dan belajar memahami arti kehidupan. Karena itu, kembali ke Anggadita bukan soal kunjungan, melainkan juga tentang pulang.
“Anggadita bukan hanya tempat saya dilahirkan, tetapi juga tempat saya belajar banyak hal tentang kehidupan. Ini cara saya untuk kembali dan berbagi,” tuturnya.
Sore itu pun melahirkan kebersamaan yang begitu kuat. Warga yang hadir tampak antusias, sementara rasa syukur terpancar dari wajah-wajah yang menerima santunan. (*)








