Beranda Headline Serunya Festival Ngadulag dan Takbir Keliling dj Karawang, Bupati Aep: Ini Hari...

Serunya Festival Ngadulag dan Takbir Keliling dj Karawang, Bupati Aep: Ini Hari Kemenangan Kita…

Festival ngadulag takbir karawang
Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar Festival Ngadulag dan Takbir Keliling tingkat kabupaten dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 hijriah.

KARAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menggelar Festival Ngadulag dan Takbir Keliling tingkat kabupaten dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 hijriah.

Kegiatan ini diikuti oleh 30 kecamatan yang tersebar di tiga titik pelaksanaan, yakni di kawasan Pemda Karawang, Cikampek, dan Tirtajaya.

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang menjadi tradisi masyarakat tersebut. Ia mengatakan, Festival Ngadulag tahun ini dikemas berbeda dengan membagi lokasi kegiatan agar masyarakat tidak perlu terpusat di satu titik.

Baca juga: Layanan X-Men Disdukcapil Karawang Hadir di Hari Libur, Cek Jadwalnya di Sini

“Alhamdulillah, tak terasa 30 hari bulan suci Ramadan telah kita jalankan. Hari ini adalah hari kemenangan kita. Insyaallah besok kita melaksanakan salat Id bersama,” ujar Aep dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, pembagian tiga titik kegiatan bertujuan untuk memudahkan partisipasi masyarakat di setiap wilayah kecamatan. Menurutnya, konsep ini juga memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta untuk menampilkan kreativitas terbaiknya.

“Tahun ini ada tiga titik kegiatan, di Pemda, Cikampek, dan Tirtajaya. Kita ingin setiap kecamatan tidak harus datang ke pusat kabupaten Karawang,” katanya.

Lebih lanjut, Aep menegaskan bahwa Festival Ngadulag bukan sekadar hiburan, tetapi juga bagian dari upaya melestarikan budaya lokal sekaligus memperkuat identitas Karawang sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam, sumber daya manusia, serta nilai religius.

Baca juga: Kasus Balita Dianiaya Pacar Ibu di Karawang Makin Terkuak, Korban Diduga Alami Kekerasan Berulang

“Dengan dulag atau bedug ini kita kembalikan tradisi. Karawang dikenal sebagai lumbung padi, kota industri, dan juga memiliki lebih dari 500 pesantren di bawah Kementerian Agama,” ungkapnya.