Beranda Headline Kinerja PDAM Dinilai Payah, Askun: Gajinya Doang Gede

Kinerja PDAM Dinilai Payah, Askun: Gajinya Doang Gede

KARAWANG – Klaim Dirut PDAM Karawang yang menyebut pencapaian PDAM saat ini semakin baik, jadi sorotan pengacara ternama, Asep Agustian.

Ia menilai, klaim tersebut tidak bisa dijadikan dasar pembuktian.

“Jadi dia mengklaim PDAM telah ada perbaikan, sudah ada perubahan, katanya kemarin pada saat ulang tahun (PDAM-Red). Lah setiap tahun kan pasti ada penambahan konsumen, bohong kalau tidak ada konsumen. Karena kenapa? Adanya perumahan baru, pasti ada pembangunan, berarti akan ada PDAM,” ujarnya, Kamis (27/5/21).

Meski menurutnya, Direktur Utama saat ini boleh saja mengklaim kenaikan pelanggan, hingga capaian-capaian yang sudah diraih PDAM Karawang di bawah kepemimpinan Dirut ini.

Hanya saja, pria yang akrab disapa Askun ini menilai tanggung jawab dia menjabat sebagai Dirut lebih ringan daripada pejabat Pemkab, harusnya memberi pelayanan yang memuaskan.

“Yang jadi pertanyaan masyarakat, pelayanannya sudah bagus belum? Kualitas airnya mau bagaimana? Lalu yang paling utama buat saya, kenapa sih di PDAM itu ada buat sampah Rp 7.500, dan buat ruko Rp 10.000 perbulan? Kenapa ini juga dibiarkan?,” bebernya.

Askun juga menyebut, gaji pimpinan PDAM ini lebih besar dari gaji kepala daerah di Kabupaten Karawang, dan harusnya pelayanan dan tanggung jawabnya juga sesuai dengan gaji yang diberikan.

“Gaji Dirut itu melebihi gaji Bupati dan Wakil Bupati. Orang yang mau jadi Bupati Wakil Bupati itu butuh pengeluaran yang ekstra, tanggung jawabnya lebih besar se Kabupaten Karawang,” terangnya.

Sedangkan, lanjut Askun, Dirut PDAM hanya mengatur pengelolaan di beberapa kecamatan, tapi penghasilannya jauh lebih besar.

“Air hanya beberapa kecamatan, PDAM hanya mengelola, gajinya gede banget, apa hasilnya,” tanyanya heran.

Sebelumnya, PDAM Tirta Tarum Karawang baru saja merayakan HUT yang ke 34 tahun dengan tema “Transformasi Tirta Tarum Menuju Lebih Baik”. Di mana pada tahun ini PDAM akan bertransformasi statusnya menjadi Perusahaan Umum (Perum).

Dengan status sebagai Perumdam Tirta Tarum, diharapkan dapat lebih fokus pada pelayanan masyarakat dengan pengelolaan yang lebih profesional, efektif dan efisien.

Diakui Direktur Perumdam Tirta Tarum, M. Sholeh, di bawah kepemimpinannya, Tirta Tarum semakin kokoh mendekati target pelayanan yakni di angka 100.000 pelanggan. Untuk saat ini saja jumlah pelanggan PDAM Tirta Tarum sudah berada di angka 95.000 pelanggan aktif, atau meningkat sekitar 30%.

“Meskipun di masa pandemi Covid-19 Perumdam Tirta Tarum Karawang kini berada di peringkat 12 se-Provinsi Jawa Barat dan peringkat ke-92 Nasional,” ucap M. Sholeh pada perayaan HUT PDAM, Minggu (23/5/21). (kie)

Artikel sebelumnyaTujuh Balon Kades yang Pernah Terkait Pidana Akan di Verifikasi Ketat
Artikel selanjutnyaDi Bekasi, Jumlah Sekolah ATHB SP Tidak Akan Ditambah Karena Kasus Covid Pasca Lebaran