Beranda News Bantuan Untuk Anak Yatim Piatu Dampak Pandemi Covid-19, Belum Jelas!!

Bantuan Untuk Anak Yatim Piatu Dampak Pandemi Covid-19, Belum Jelas!!

PURWAKARTA-235 anak yang menjadi yatim piatu akibat orang tuanya meninggal dan dinyatakan terpapar Covid-19 di Kabupaten Purwakarta yang akan menerima bantuan dari pemerintah hingga kini masih tidak jelas.

Data dari Dinas Sosial Kabupaten Purwakarta sendiri dari 235 anak yang terdata yang menjadi yatim, piatu bahkan menjadi yatim iatu di masa Pandemi Covid-19 yang akan mendapatkan bantuan sosial yang mengacu kepada aturan Kementerian Sosial masih belum ada kejelasan hingga hari ini.

“Kami mendapatkan data sekitar 235 anak di Kabupaten Purwakarta yang menjadi yatim, piatu bahkan menjadi yatim piatu karena orang tuanya meninggal karena terpapar Covid-19,”jelas Tedi Kabid Rehabilitasi Sosial dan Pemberdayaan Sosial pada Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Purwakarta saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (9/11)

“Data tersebut dari bulan Mei 2021 hingga Juli 2021, namun kuota hanya untuk 60 anak saja dari Kemensos, kemudian 99 lainnya merupakan kuota dari Propinsi, namun setelah diverifikasi oleh Kemensos langsung dua diantaranya tidak lolos verifikasi karena alasan NIK anak yang tidak sinkron,”ungkapnya

“Sehingga sekitar 78 anak yatim, piatu ataupun yatim piatu belum bisa dimasukkan kedalam penerima bantuan karena data kematian orang tua belum bisa dipastikan akibat Covid-19 atau tidak, dan harus ada kepastian dari pihak terkait yakni RSUD setempat,”tegasnya

“Namun kami masih berupaya untuk berkordinasi terus dengan pihak terkait lainnya, terutama mengusulkan agar 78 anak juga bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah, karena kuota dari Kemensos maupun Propinsi sudah jelas,”ujarnya

“Mudah-mudahan bisa dianggarkan di murni nanti, namun masalahnya juga hingga saat ini kami belum juga mendapatkan informasi bentuk bantuannya apa, kalaupun bantuan uang itu juga belum tahu berapa nilainya,”pungkasnya (trg)

Artikel sebelumnya11.605 Bungkus Rokok Ilegal Beredar di Kota Bekasi, Potensi Kerugian Capai 156 Juta
Artikel selanjutnyaResmi Dilantik, ABI Fokus Cari Atlet Berbakat dari Kalangan Pelajar