Beranda Regional Kadisnaker Suroto: Saya Tidak Takut Karang Taruna!

Kadisnaker Suroto: Saya Tidak Takut Karang Taruna!

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Pembubaran tes kerja PT Fujita Indonesia oleh oknum Karangtaruna Desa Wadas, Telukjambe Timur di Kantor Disnakertrans Karawang belum lama ini menuai beragam hujatan. Selain oknum karangtaruna, Kadisnaker Suroto juga menjadi target bullyan warganet Karawang pasca dirinya menyatakan pembubaran test kerja tersebut hanya karena salah paham.

 

Namun ketika ditemui di kantornya, Senin (21/10/2019) pagi, Suroto membantah bahwa dirinya tidak takut dengan oknum Karangtaruna. Dalam wawancara itu, Suroto bahkan menegaskan dirinya tidak bisa diintervensi oleh siapapun soal perekrutan tenaga kerja.

“”Ironis sekali orang karawang dimusuhi oleh karawang sendiri. Kemarin sebanyak 120 peserta tes semuanya adalah orang Karawang. 100 persen orang Karawang. Bukan karena KTP nya saja Karawang tapi lahir, bersekolah, bertempat tinggal di Karawang,” ujar Suroto.

Suroto menjelaskan, sebagian besar perusahaan sudah cenderung menginginkan warga asli karawang untuk bekerja di perusahaan mereka, karena mempertimbangkan soal kemudahan transportasi dan identifikasi alamat. Hal ini sudah selaras dengan Perda Nomor 1 tahun 2011 tentang penyelenggaraan pekerjaan dan perbup Nomor 8 tahun 2015 tentang perluasan kesempatan kerja, dimana salah satu butir dalam aturan tersebut menyebut, bahwa proses informasi dan penyelenggaraan rekrutmen tenaga kerja dilaksanakan satu pintu di Disnakertrans.

“Aturan ini kan untuk melindungi tenaga kerja asal karawang agar mereka bisa mengikuti rekrutmen kerja disini, karena selama ini ada sejumlah perusahaan nakal melaksanakan tes di luar Karawang. Tapi ya itu. Prosesnya sudah sesuai aturan. Yang mau kerja orang Karawang malah diberhentikan oleh orang Karawang juga,” ungkap Suroto menyesalkan.

Ia sudah memerintahkan panitia dan perusahan untuk melaksanakan tes lanjutan di hari itu juga dan sudah memperingatkan para oknum karangtaruna tersebut tidak mengulangi tindakan yang melawan hukum.

“Saya juga tidak segan segan melaporkan tindakan tersebut ke kepolisian,” tegasnya. (cr2/dhi)