Beranda Regional 153 Warga Karawang Positif Covid, Dalam Tiga Hari Terakhir Meninggal Dunia

153 Warga Karawang Positif Covid, Dalam Tiga Hari Terakhir Meninggal Dunia

Dalam tiga hari terakhir sejak Jumat (25/6) sampai Minggu (27/6), sebanyak 153 warga Karawang yang terkonfirmasi positif COVID-19 meninggal dunia.

Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Karawang Tatang Sutiswa mengatakan, pemerintah Kabupaten Karawang menyiapkan area pemakaman seluas 1,2 hektare khusus untuk pemakaman jenazah terpapar COVID-19.

“Pemkab sudah siapkan satu hektare lahan untuk pemakaman muslim, dan dua ribu meter untuk non muslim di Desa Sumurkondang, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang. Seluruh biaya pemakaman gratis ditanggung pemerintah,” katanya, Senin (28/6).

Penyediaan lahan makam khusus adalah opsi kedua ketika ditemukan kasus masyarakat menolak pemakaman jenazah COVID-19. Karena di awal pandemi, sering ditemukan kasus penolakan.

“Kalau masih bisa dimakamkan di pemakaman umum, tidak perlu dimakamkan di Sumurkondang,” sambungnya.

Dari data yang dikeluarkan Satgas Penanganan COVID-19 Karawang, hari Jumat sebanyak 50 warga terkonfirmasi positif COVID-19 meninggal dunia. Lalu di hari Sabtu, ada 49 warga yang meninggal dunia. Di hari Minggu kemarin, ada 54 warga Karawang positif COVID-19 meninggal dunia.

Pasien terkonfirmasi positif sejak tiga hari terakhir pun mengalami lonjakan. Tercatat sebanyak 1.375 terkonfirmasi positif.

Di hari Jumat tercatat, 457 warga terkonfirmasi positif. Sedangkan di hari Sabtu, ada 563 warga yang terkonfirmasi positif COVID-19. Lalu di hari Minggu kemarin ada 355 orang terkonfirmasi positif COVID-19.

Meski begitu, angka kesembuhan pun mengalami peningkatan walau tidak sebanyak angka terkonfirmasi positif.

Selama tiga hari sejak hari Jumat sampai Minggu, sebanyak 535 pasien positif COVID-19 sembuh.

Sementara itu, tenaga kesehatan di Karawang kewalahan dengan lonjakan kasus positif COVID-19 di Karawang.

Di bulan Juni 2021, 104 tenaga kesehatan di RSUD Karawang terkonfirmasi positif. Sementara itu 336 tenaga kesehatan di Dinas Kesehatan Karawang terkonfirmasi positif COVID-19.

Pemerintah Kabupaten Karawang mengambil langkah dengan berkirim surat ke Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat untuk mengisi kekurangan tenaga medis. (fyz)

Artikel sebelumnyaPandemi, Prodi Sistem Informasi UBSI Asah Pemahaman Bahasa Pemrograman Lewat Daring
Artikel selanjutnyaWakil Ketua II DPRD Lakukan Monitoring Terkait Pelaksanaan Vaksinasi di Puskesmas